Assalamu'alaikum saudara's 2tisa
Meski berasal dari dtt, sebenarnya bisa beradaptasi di dtr. Sayangnya admin yang masih retjeh soal anggrek, akhirnya membuatnya RIP.
Endemik Sulawesi pada ketinggian 950 – 1700 m dpl dan umumnya berada di Kabupaten Tanatoraja, Sulawesi Selatan.
Dideskripsi oleh Peter O'Byrne tahun 2000.
Dulu pernah disebut sebagai Dendrobium torajaense P.O'Byrne. Banyak juga yang keliru/kecele, termasuk link besar IOSPE.
Padahal secara section keduanya berbeda, yang berarti juga memiliki perbedaan ciri dan karakter.
Seperti section Formosae lainnya, Dendrobium vogelsangii juga memiliki karakter sebagai berikut:
- Bulb diselimuti rambut-rambut halus kehitaman. Begitu juga dengan daun, terutama sisi bawah.
- Satu tandan bunga terdiri 1 – 3 kuntum.
- Bunga relatif besar, warna menyolok/cemerlang, permukaan mengkilap, dan lama mekarnya.
= Karakter Tumbuh =
Epifit simpodial (ada juga yang bilang ditemukan secara terestrial), photoautotroph (mengubah energi cahaya menjadi energi kimia, pada arti sederhana mampu memasak sendiri dengan bantuan sinar matahari)
Meski keren, namun 2tisa belum menemukan hibridnya. Kendalanya adalah minimnya jumlah kuntum bunga. Selain itu barangkali belum ada seksi lain yang cocok.
Ayo gaskeun, mumpung masih sepi breeder yang melirik seksi ini!
= Populasi =
No comments:
Post a Comment