Thursday, December 23, 2021

PUKAUAN ANGGREK HIBRID: Dendrobium Black Cat, ANGGREK KUCING HITAM YANG TIDAK ITEM

Assalamu‘alaikum sahabats 2tisa

Informasi mengenai Dendrobium Black Cat sangat minim. Seperti anggrek-anggrek hibrid lainnya yang memang dinikmati kecantikan bunganya, informasi atau data biasanya dikesampingkan.

Mudah dirawat dan senang terpapar sinar matahari. Sinar cukup akan membuat batang dan daunnya akan berwarna keunguan atau kemerahan. Eksotis jadinya.

Bunganya dapat mencapai 25 kuntum, bahkan lebih, sesuai dengan kondisi lingkungan dan plantnya. Diameter 6 – 7 cm.

 


Karena kecantikan dan kelebihan yang dipunyainya, Dendrobium Black Cat pun dijadikan indukan menghasilkan silangan-silangan seperti Dendrobium Black Magic, Mangosteen, Dendrobium Sayori, Dendrobium Red Maroon, Dendrobium Lake Land, Dendrobium Regina Beauty, Dendrobium Y. Y. Hattal, Dendrobium Red Jewel.

 


Diregistrasi oleh K. Vejvarut pada tahun 1999. Dan kurang lebih setahun kemudian 2tisa membelinya. Harganya hampir 3x harga Dendrobium striaenopsis pada waktu itu.

Induknya adalah Dendrobium Grace Okabe × Dendrobium Red Choice.

 

 

Hibrid ini juga mewarisi gen spatulata dari Dendrobium taurinum (5.27%), Dendrobium discolor (3.25%), serta Dendrobium tokai (0.99%). Namun karena lemahnya gen-gen spatulata itu, membuat tampilan Dendrobium Black Cat pun membulat nyaris sempurna.

Meski menyandang nama Black, tetapi tidaklah hitam. Memang kalau penamaan anggrek hibrid suka-suka yang menyilangnya aja.



Overall memang cantik. Permukaan mahkota dan kelopak begitu lembut laksana beludru, apalagi lamella (garis-garis bulu pada lidah)nya, benar-benar indah dengan warna yang ungu tua dan lebih mengkilap.

Wanginya lembut, apalagi pada jam-jam tertentu di siang hari, semakin kuat wanginya, walaupun kita tetap mendekatkan hidung hehe.





Barakallah 4u all

 

Tuesday, December 21, 2021

PENYAKIT BINTIK HITAM PADA DAUN Phalaenopsis

Assalamu’alaikum sobats 2tisa


Pada musim penghujan, beberapa Phalaenopsis daunnya rawan terserang penyakit bintik-bintik hitam. Karena belum tahu pasti penyakit apa itu, sementara disebutnya demikian itu, atau Black Spot.

Mengapa 2tisa menulis 'beberapa Phalaenopsis' tanpa menyebutkan spesies/jenisnya?

Ya, karena di kebun 2tisa tidak banyak plant Phalenopsis. Jenis juga beragam, baik spesies maupun hibrid. Dan artikel ini masih perlu pembuktian lebih jauh. Anggap saja masih tingkat hipotesis :)

Penyebab penyakit ini kemungkinan adalah bakteri. Luka-luka pada daun tidak berbau. Warnanya hitam. Spot-spotnya tidak beraturan dengan variasi diameter.

Bila temans tidak pernah menggunakan obat-obatan/sida, cara termudah adalah memotong/membuang daunnya, kemudian meneduhkan/menghindarkannya dari hujan. Bila black spot masih sedikit, dapat dilubangi dengan ujung gunting kecil. Beri antiseptik Betadine atau obat luka lainnya.

Lebih bagus sih mencegah penyakit ini. Antisipasinya antara lain:

-          Menempatkan pada area yang berangin

Tetapi seringkali kita merasa sudah berangin, namun ternyata anggrek tetap terkena penyakit. Atau sebaliknya, kita merasa area tidak lancar anginnya, tetapi anggrek sehat-sehat saja. G masalah, kita memang membutuhkan pengamatan dan pengalaman. Kalau perlu dipasang kipas angin agar kelancaran sirkulasi udara terjaga.

-          Menggantung atau menempelkan pada tempat yang tinggi

Berkaitan dengan sirkulasi udara. Semakin tinggi akan semakin lancar aliran udaranya.

-          Meneduhkan atau menghindarkan dari hujan

Catatan:

  • Kebun 2tisa tidak pernah memakai sida/obat-obatan.
  • Jenis Phalaenopsis tidak berpengaruh, itu artinya berlaku pada individu, bukan secara menyeluruh pada genus ataupun spesies. Misalkan Phalanopsis amabilis plant A tidak terkena black spot, tetapi plant F terkena.
  • Besar kecilnya plant tidak berlaku.

Barakallah 4u all

Tuesday, December 7, 2021

MEDIA ASAM: TANDA DAN PENANGANANNYA

Assalamu’alaikum sobats 2tisa

Media anggrek yang semula berpH normal hingga sedikit asam, semakin lama menjadi kian asam.

Tentu memberikan efek buruk terhadap tumbuh-kembang anggrek.

 

Cabang akar masih tumbuh, tetapi banyak akar yang telah mati
Sebaiknya memang segera dieksekusi

 

Apa yang mempengaruhi cepatnya media menjadi asam?

·        Pemupukan yang terlalu sering.

Sisa-sisa pupuk akan tertambat pada media. Kian lama kian banyak/menumpuk. Media pun cepat asam.

·        Malas menyiram/kocor

Penyiraman dengan slang selain untuk memenuhi kelembaban dan kebutuhan air, juga untuk menggelontor sisa-sisa pupuk, sida, dan juga zat-zat kimia lainnya.

·        Hujan asam

Di kota-kota besar dengan polutan udara tinggi, saat turun hujan jadilah hujan asam yang membawa polutan beserta logam-logam berbahaya.

Mungkin yang dimaksud para ahli untuk menyiram anggrek setelah turun hujan adalah untuk meminimalisir efek hujan asam.

·        Sisa-sisa penggunaan sida dan obat-obatan kimia lainnya. 

·        Proses decomposisi media dan/atau bagian plant yang rusak



Sudah terlambat dideteksi dan dieksekusi
Harus bersabar menunggu munculnya keiki dan/atau tunas anakan



 Apa tanda-tanda telah asamnya media?

  • Teringan adalah bau/aroma yang menyengat. Orang Jawa bilangnya bau sangit (seperti bau belalang sangit).
  • Menanjak levelnya akar menghitam atau kecoklatan. Cabang-cabang maupun akar baru tidak tumbuh.
  • Level berikutnya adalah daun-daun menguning.
  • Tingkat terakhir adalah pertumbuhan stagnan. Bila tetap dibiarkan anggrek bisa mati. Bila survive pun harus mengulang dari awal kembali.

Penanganan yang dapat dilakukan:

·        Pada tahap ringan lebih baik langsung eksekusi agar bisa cepat recovery. Caranya dengan menambahkan bahan-bahan bersifat basa, seperti arang, abu, dan lain-lain. Ada juga yang pakai kapur dolomit (bisa tanya yang sudah berpengalaman). Untuk media yang digantung bisa dipakai rendaman atau larutan bahan-bahan di atas.dengan cara disemprotkan atau direndam.

·        Bila masih berbau, buang media yang sudah rusak dan mengganti dengan media baru. Usahakan akar tetap seperti semua atau paling tidak kerusakannya minimal.

·        Bila efek media asam sudah mengenai akar, pada level lanjut, segera buang/potong akar rusak sebersih mungkin, tak bersisa (sampai pangkal akar). Kemudian rendam pada larutan berbahan basa atau air yang dimasukkan bahan-bahan basa selama semalam. Sebelumnya boleh direndam vit B1 supaya g terlalu stres. Selesai, tempel/tanam pada media baru.

·        Untuk level lanjut seperti daun menguning dan pertumbuhan stagnan tidak ada yang dapat kita lakukan selain mengganti dengan media baru, memberikan/merendam dengan vitamin B1 dan kemudian sabar merawatnya. Berharap tumbuh anakan atau keiki.

 

Hasil tritmen tak membutuhkan waktu lama sudah tumbuh tunas anakan

Catatan:

  • Media cepat asam lebih umum terjadi pada anggrek bertipe simpodial
  • Tidak berlaku pada anggrek monopodial
  • Tidak berlaku pada anggrek yang ditempelkan pada pohon hidup
  • Kebun 2tisa tidak pernah memakai vitamin B1. Penambahan vitaman sudah umum dipakai para pecinta anggrek
  • Bila media papan pakis/papan atau potongan kayu yang masih bagus, bisa dipakai kembali dengan membersihkan atau menyikat terlebih dahulu. Boleh direndam dengan larutan (berbahan) basa
  • Setelah perlakuan boleh diletakkan pada area semula, atau bisa juga diteduhkan terlebih dahulu. Suka-suka aja. 
  • Tidak ada  lama interval menjadi asam. Minimal 2 tahun, maksimal 5 tahun. Berlaku kerelatifitan.

Barakallah 4u all