Tuesday, September 29, 2020

Dendrobium aphyllum (Roxb.) C.E.C.Fisch.

Assalamu‘alaikum sobats 2tisa

 


Klasifikasi/Taksonomi

Family

:

Orchidaceae

Subfamily

:

Epidendroideae

Genus

:

Dendrobium

Grex

:

aphyllum

Section

:

Dendrobium

Descriptor

:

William Roxburgh

First published

:

Plants of the Coast of Coromandel (1795)

Synonyms

:

Callista aphylla (Roxb.) Kuntze

Cymbidium aphyllum (Roxb.) Sw.

Dendrobium cucullatum  Robert Brown

Dendrobium madrasense A.D.Hawkes [Illegitimate]

Dendrobium madrasense A.D.Hawkes – ada yang memasukkan ke dalam daftar Illegitimate

Dendrobium oxyphyllum Gagnep.

Dendrobium pierardii Roxb. ex Hook.

Epidendrum aphyllum (Roxb.) Poir.

Limodorum aphyllum Roxb.

Pierardia bicolor Raf. – ada yang memasukkan ke dalam daftar Illegitimate

Variety

:

var. cucullatum (R.Br.) P.K.Sarkar – labellum berbentuk corong putih buthek atau putih krem (white creamiest) dengan bulu-bulu halus

var. katakianum I.C.Barua

Common Names

:

  • Leafless Dendrobium Orchid – mean of Dendrobium aphyllum
  • The Hooded Orchid
  • 1001 Flowers Shower Dendrobium

Indonesian Names

:

  • Anggrek Penggugur Daun
  • Anggrek Kerudung
  • Anggrek Aphyllum
  • Anggrek Tirai

Native to

:

Andaman Islands

Assam

Bangladesh

Bhutan

Burma (Myanmar)

Cambodia

China

Himalaya

India

Laos

Malaysia

Maldive Islands

Myanmar

Nepal

Peninsular Malaysia

Sri Lanka

Thailand

Vietnam

IOSPE memasukkan Indonesia (Borneo, Jawa, Sumatra, Lesser Sunda Islands (Nusa Tenggara), Sulawesi) dan Queensland Australia sebagai daerah habitatnya.

Habitat

:

Pepohonan yang berada pada tebing-tebing kapur

Elevasi

:

100 – 1.600 m dpl

 

Deskripsi Umum

Dendrobium aphyllum merupakan anggrek epifit simpodial dengan bulb panjang tetapi ramping. Tidak ada bagian bulb yang menggembung. Disitilahkan atau disebut stem. Kebanyakan referensi menyebut panjangnya kurang dari 50 cm. Tetapi sebenarnya bisa mencapai 2 m, bahkan bisa lebih.

Untuk berbunga memang harus menggugurkan daunnya terlebih dahulu, tipe deciduous.

Diameter bunga 4 – 5 cm dengan lama mekar ± 7 hari. Bila bunganya sedikit, diameternya bisa mencapai 7 cm. Aroma wanginya lemah. Di dataran tinggi setiap ruas buku menghasilkan kuntum-kuntum bunga – bergerombol/cluster. Setiap cincin ruas hanya berbunga paling banyak 3 kuntum. Tangkai kuntum sangat pendek.

 


Daun umumnya kurang dari 10 cm panjangnya. Setiap cincin ruas terdapat satu daun yang saling berlawanan dengan daun sebelum dan sesudahnya. Ujung daun rapat dan meruncing,

 

Buah

Jarang berbuah.

Karena penasaran, 2tisa pun melakukan penyerbukan buatan.

 

 

Keiki

Bisa tumbuh hampir pada setiap cincin ruas. Jarang bertunas kecuali saat masih kecil hingga mencapai umur remaja. Bila sudah dewasa yang ditandai dengan gugurnya daun atau bulnya gundul, keiki akan muncul dimana-mana.

Saat masih fase keiki atau tunas anakan, daun-daunnya berwarna ungu. Bulbnya juga berwarna ungu bercorak. Sangat cantik.

 

 

Tritmen  

Dendrobium aphyllum memang super mudah dirawat dan beradaptasi, hampir-hampir tidak ada perawatan yang berarti. Disiram begitu saja atau bahkan dibiarkan apa adanya, mereka bisa tumbuh bagus dan berbunga.

Ada yang menyarankan untuk meneduhkan, namun beberapa jam kena sinar langsung tidaklah mengapa.

 

Konservasi

Least Concern (LC) dengan CITES Status Appendix II.

  

Similar Plants

  • Bifrenaria harrisoniae, Dendrobium harrisoniae (Bifrenaria)
  • Dendrobium anosmum, Dendrobium superbum (Fragrant Dendrobium)
  • Dendrobium bracteosum (Bracted Dendrobium)
  • Dendrobium constrictum, Pedilonum mimiense (Constricted Dendrobium)
  • Dendrobium densiflorum (Pineapple Orchid)
  • Dendrobium fimbriatum (Fringed-lipped Dendrobium)
  • Dendrobium formosum (Giant-flowered Dendrobium)
  • Dendrobium Humming Butterfly (Butterfly Dendrobium)
  • Dendrobium lindleyi, Dendrobium aggregatum (Dendrobium)
  • Dendrobium nobile (Dendrobium Nobile Orchid)

 

Primary Hibrids

  • Dendrobium × primulardii  = Dendrobium aphyllum  × Dendrobium primulinum (syn)
  • Dendrobium Qingmei  = Dendrobium Aridang Green × Dendrobium cucullatum (syn)
  • Dendrobium Ranu Kumbolo = Dendrobium Oryen × Dendrobium aphyllum
  • Dendrobium With Sweet Dream  = Dendrobium aphyllum  × Dendrobium With Nice Day
  • Dendrobium SCAU Camehiuren  = Dendrobium densiflorum  × Dendrobium aphyllum
  • Dendrobium SCBG Orange Firebird  = Dendrobium unicum  × Dendrobium aphyllum
  • Dendrobium Tongxin = Dendrobium officinale  × Dendrobium aphyllum
  • Dendrobium Linda Leong  = Dendrobium aphyllum  × Dendrobium Nestor
  • Dendrobium Listya Sidharta  = Dendrobium bigibbum  × Dendrobium aphyllum
  • Dendrobium Lumajang Unique = Dendrobium antennatum  × Dendrobium aphyllum
  • Dendrobium Mackay Parish  = Dendrobium aphyllum  × Dendrobium parishii
  • Dendrobium Miss Thuy Anh  = Dendrobium Adastra × Dendrobium aphyllum
  • Dendrobium Jan Orinstein  = Dendrobium aphyllum  × Dendrobium polyanthum
  • Dendrobium Furong  = Dendrobium Aridang Blue × Dendrobium cucullatum (syn)
  • Dendrobium GFRI Jinling  = Dendrobium GFRI Jinfeng × Dendrobium aphyllum
  • Dendrobium Adastra  = Dendrobium aphyllum  × Dendrobium anosmum
  • Dendrobium Bohemian Rhapsody  = Dendrobium loddigesii  × Dendrobium aphyllum
  • Dendrobium Cody Gomez  = Dendrobium aphyllum  × Dendrobium Ok Hye Lee
  • Dendrobium DGBG Origin  = Dendrobium kingianum × Dendrobium aphyllum

 

References

Plants of the World Online

Kew Species Profiles

BlueNanta/OrchidsRoot

IPNI - The International Plant Names Index

toptropicals.com/

Orchidroots

 



Saturday, September 26, 2020

MANFAAT DARI PERLAKUAN MELAP DAUN

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Melap daun anggrek (dan tanaman hias lainnya) ternyata membawa manfaat yang sangat besar.

Mencegah kerusakan daun yang lebih parah

Melap daun termasuk tindakan fisik/manual. Dapat dilakukan kapan saja dan tidak terikat waktu. Sehabis menyiram, memupuk, memsida atau turun hujan, bisa dilakukan. Atau kita bisa menjadwalkannya tersendiri.

 Alat dan Bahan:

  • Wadah, apa saja bias
  • Lap atau spon
  • Air

Bila memang suka dapat ditambahkan vitamin, pupuk, ZPT/hormon, sida, alkohol, air cucian piring, atau yang lainnya. Berdasarkan pengalaman saya, sekedar air biasa saja sudah cukup.

 

Permasalahan pada anggrek bisa terdeteksi dini

Berbagai keuntungan dari tritmen melap daun:

  • Membantu kelancaran proses fotosintesis dan respirasi
Daun yang terbebas dari debu, bekas sida atau pupuk yang mengering, maka proses fotosintesis serta sinar matahari yang dibutuhkan tidak terhalang, sehingga proses fisiologis anggrek kian sempurna.
  • Segi estetika (daun nampak bersih dan kinclong)
  • Mendeteksi sedini mungkin permasalahan/problem pada anggrek
Misalnya ada bagian yang busuk, terkena hama atau penyakit, dan sebagainya. Melap daun dapat sekaligus melakukan pengamatan pada anggrek, apakah ada masalah atau tidak.
  • Pemberian pupuk, sida, vitamin, hormon dan sebagainya lebih merata hampir seluruh bagian daun.
  • Mencegah atau meminimalisir serangan hama dan/atau penyebaran/penularannya
  • Membantu memberantas atau membunuh hama anggrek, utamanya tungau dan kutu.
  • Ramah lingkungan karena tidak memakai zat kimia apapun. Andaikan pakai pun lebih hemat.
  • Menambah pengetahuan, pengalaman, dan wawasan akan anggrek karena banyak melakukan pengamatan dan langsung bersentuhan dengan anggrek.
  • Menyehatkan (olahraga) jasmani maupun rohani

 

Barakallah 4u all

Wednesday, September 23, 2020

SERI HEWAN DAN ANGGREK (14): KUTU TERITIP

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Memiliki kulit pelindung seperti perisai.

Melekat erat pada daun atau bulb yang ditempelinya. Tidak bergerak. Memang seperti Teritip, salah satu kerang laut yang biasa melekat erat pada tiang-tiang dermaga atau badan kapal/perahu. Jadi, tak salah kiranya saya juga menamakannya sebagai Kutu Teritip.


Tampilan kutu Teritip
Sumber foto: teman Fb


 

Nama: 

Kutu Perisai, Kutu Sisik, Scale Insects, Kutu Teritip, Armored Scale Insect.

Familia:  

Diaspididae

Anggrek inang: 

Dendrobium, Oncidium, Cattleya, Renanthera, Vanda, aneka anggrek tanah.

Tanda serangan: 

Terdapat bercak atau titik atau totol berwarna coklat kehitaman, tergantung besar kecilnya ukuran kutu yang menyerang. Sedang bekas serangan berwarna putih, kecoklatan atau kekuningan.


Bekas serangan pada daun

 

Jenis Serangan : 

Mengisap cairan pada daun dan bulb anggrek. Akibatnya jaringan di sekelilingnya terjadi nekrosis. Pada serangan berat seluruh daun menjadi kering dan kemudian rontok. Bekas serangan berupa titik atau noktah putih. Diameter bervariasi tergantung besarnya kutu.

Cara pengendalian:

  • Diusap atau digosok bagian yang kena kutu memakai air biasa. Boleh dicampur alcohol atau sabun cuci piring cair. Mana suka.
  • Dicongkel atau dikorek memakai ujung gunting, atau menggunakan benda lain yang berujung runcing atau tajam. Bisa juga pakai ujung kuku (kalau terpaksa dan malas hihihi)
  • Membiarkan pemangsanya hidup di kebun kita seperti Lacewings atau Lady Beetle. Larva keduanya juga memangsa para kutu.
 
Bekas serangan pada bulb

 

Barakallah 4u all.