Tuesday, March 15, 2022

KHAZANAH ANGGREK INDONESIA: Bulbophyllum mutabile [Bl.] Lindl.

Assalamu‘alaikum sobats 2tisa

Dideskripsi tahun 1830 oleh Blume.

 


 

»» Sinonim

  • Bulbophyllum altispex
  • Bulbophyllum ceratostyloides
  • Bulbophyllum illudens
  • Bulbophyllum mutabile var. ceratostyloides
  • Bulbophyllum mutabile var. mutabile
  • Bulbophyllum mutabile var. obesum
  • Bulbophyllum pauciflorum
  • Bulbophyllum pokapindjangense
  • Bulbophyllum semipellucidum
  • Callista brachypetala
  • Dendrobium brachypetalum
  • Diphyes mutabilis
  • Phyllorchis mutabilis
  • Phyllorkis mutabilis

Section: Stachysanthes

 

»» Persebaran

  • Sumatra
  • Jawa
  • Bali (tidak semua sumber mengatakannya)
  • Nusa Tenggara (tidak semua sumber mengatakannya)
  • Kalimantan
  • Sulawesi
  • Malaysia (Semenanjung, Sabah)
  • Philipina
  • Thailand

 

»» Elevasi

1.100 – 2700 m dpl

Di kebun 2tisa anggrek berasal dari Jawa Timur pada ketinggian 1.800 mdpl.

Alhamdulillah mau adaptasi dan berbunga, walau sekarang sudah RIP.

 

»» Habitat

Menempel pada pepohonan di hutan-hutan yang berkelembaban tinggi. 

 

 

»» Morfologi

  • Rimpang mendatar hingga agak tegak
  • Permukaannya tampak coklat kering, hingga kita sering mengiranya plant telah mati, padahal sebenarnya tidak.
  • Pada rimpangnya bisa tumbuh bulb baru. Bisa juga muncul tangkai bunga.
  • Bulb berukuran kecil (meski ada juga yang besar) dan hampir-hampir tak kelihatan. Berkelatan satu sama lainnya dalam rimpangnya, sehingga nampak seperti bercabang-cabang.
  • Jarak ruas (internode) pseudobulb 5 mm – 1,5 cm.
  • Hanya satu helai daun dengan permukaan mengkilap, serta tampak gemuk dan tebal. Bentuk lonjong atau elips dengan ujung tumpul. Tetapi ada juga yang berdaun lebih tipis dan lebih lebar. Tidak semua bulb memiliki akar, hanya bulb tua yang memilikinya. Sais akar termasuk besar untuk sekelas Bulbophyllum. Jumlahnya hanya beberapa utas saja. 
  • Tangkai bunga muncul dari pangkal daun. 1 – 2 kuntum bunga. Umumnya memang 2 kuntum.
      
  • Diameter bunga sekitar 3 mm (mekar sempurna) dengan lama mekar 2 – 3 hari.
  • Warna labellum lebih kuat dibanding sepal dan petalnya. Sepal lebih panjang dibanding petal.
  • Seperti Bulbophyllum lainnya, berbunganya juga tidak kenal musim (sepanjang tahun).
  • Belum dijadikan sebagai indukan penting. Mungkin disebabkan karena ukuran bunganya yang mungil dan memang tidak tampak semarak.

 

 

»» Agroklimat dan Kultivasi

  • Temperatur: 18 – 30 °C
  • Kelembaban: 70 – 80%
  • Sirkulasi udara: lancar
  • Sinar: teduh
  • Penyiraman: sesuai kebutuhan (disesuaikan dengan karakter media dan kondisi lingkungannya). Di kebun 2tisa semua mendapat penyiraman yang sama yakni 2 hari sekali pada musim panas.
  • Media: bebas asalkan ada media tanam yang menyerap kelembaban lebih lama. 2tisa sekarang ini lebih cocok memakai papan pakis yang ditambahkan moss hitam (akar kadaka) pada sekeliling rumpunnya.
  • Perbanyakan dapat dilakukan dengan memecah rumpunnya @ 3 – 4 pseudobulbs.

 

»» Keunikan

  • Dinamakan mutabile karena warna sepal dan petalnya dapat berubah dari kehijauan menjadi oranye. Dari sinilah mendapat nama internasionalnya, The Variable Bulbophyllum. Boleh juga dibilang The Variative Bulbophyllum.
  • Bulbo ini memang mempunyai banyak variasi. Mulai dari ujung lip hingga ujung akarnya berbeda-beda antar plant satu dengan lainnya atau antar daerah asalnya.
  • Warna sepal petal banyak variasi. Putih, krem, kekuningan, kehijauan, hingga oranye. 
 

  • Ada kuntum yang dapat mekar sempurna, ada pula yang tidak.
  • Kuntum ada yang resupinate (berputar tegak lurus dengan lips pada bagian bawah) dan ada juga yang tidak/supinate atau gagal berputar.
  • Bentuk knop yang seperti cakar/paruh juga bervariasi. Ada yang ujungnya runcing, ada pula yang tumpul.  


 
  • Tangkai bunga bisa tumbuh/muncul langsung dari rimpangnya. Karakter seperti ini langka dalam genus Bulbophyllum.
  • Ukuran tanaman bervariasi, ada yang kecil mungil hingga semi small.
  • Bulb baru atau tunas anakan selain tumbuh dari pangkal bulb induk, juga dapat tumbuh dari rhizomenya. Bulbnya berukuran kecil dan terkaver (hampir) penuh oleh rhizome. Bulb baru dapat muncul dari bulb indukan yang berada di ujung rhizome atau muncul dari tengah-tengah rimpang.
 

»» Kemiripan Spesies

Bulbophyllum semipellucidum yang pernah menjadi sinonim dari Bulbophyllum mutabile. Namun sekarang telah dipisahkan ke dalam spesies tersendiri dan merupakan endemik Sumatra.

 



Di beberapa daerah, penduduk menggunakan dedaunannya sebagai jamu untuk penurun panas.

Dengan naiknya trend merawat/mengoleksi anggrek-anggrek mungil, Bulbophyllum mutabile dapat menjadi pilihan yang menawan.

 


Barakallah

 

No comments:

Post a Comment