Monday, June 14, 2021

CERITA ANGGREK: MEMBEDAKAN ANGGREK SPESIES DAN HIBRID DENGAN CARA DE FACTO

Assalamu’alaikum guys

Membedakan anggrek hibrid dengan spesies secara de jure (catatan arsip) lebih mudah kita lakukan, karena kita bisa langsung searching di internet. Nama atau ID yang tertera sudah bisa kita lihat secara langsung apakah termasuk anggrek spesies ataukah hibrid. kecuali yah kalau narasumber menuliskannya secara keliru.

Membedakan anggrek hibrid dengan spesies secara de facto, yakni mengamati secara langsung morfologi bunga yang ditunjang tampilan plant secara keseluruhan, termasuk yang spesifik di bawah morfologi bunga adalah tipe ujung daun.

Memang, membedakan secara (tampilan) plant sangatlah sulit sekali dan butuh jam terbang tinggi.

Secara umum, anggrek hibrid memiliki ciri berikut:

  • Tampilan lebih wah/meriah
 
 
  • Warna lebih tajam/cemerlang/glowing dengan perpaduan warna yang tidak biasa
  • Kuntum lebih banyak/kemruyuk
  • Ukuran/diameter juga lebih besar

  • Masa mekar lebih lama/panjang
  • Bentuk sepal dan petal tidak biasa atau berbeda 

  • Motif, corak, dan perpaduan warna lebih ramai/banyak


Selain itu kita juga bisa mengamati karakter dari anggrek hibrid, yang umumnya:

  • Lebih mudah beradaptasi
  • Berbunga tidak berdasarkan musim
  • Tampilan plant lebih bongsor dan rimbun karena tercukupi kebutuhan nutrisinya
  • Relatif lebih mulus karena terjaga dari serangan hewan dan penyakit

Terkadang, tetapi jumlahnya memang sedikit, ada spesies yang memiliki semua kriteria di atas. Untuk itu kita mau tidak mau harus menggabungnya dengan membuka arsip di link-link anggrek bonafid. Gabungan kedua cara ini sebenarnya mutlak kita lakukan agar hasil penelusuran/dugaan kita bisa dipastikan kebenarannya.

Cara termudah dan tercepat untuk bisa membedakan anggrek spesies dengan hibrid adalah menghafalkan anggrek spesies terlebih dahulu, baik nama maupun jenisnya. Kenapa? Selain anggrek spesies memang lebih banyak berada di habitatnya, pemilihan sebagai indukan juga masih relatif sedikit, atau hanya pada jenis dan genus tertentu saja.

Pada anggrek bulan misalnya, kita hanya perlu menghafal morfologi/bentuk Phalaenopsis amabilis. Untuk genus Dendrobium, hanya menghafal Dendrobium striaenopsis dan Dendrobium biggibbum.
Ketiga anggrek inilah yang sempurna sebagai indukan dan paling banyak disilangkan. 


 
Barakallah 4u all

Thursday, June 10, 2021

CERITA ANGGREK: TATA ATURAN PENULISAN ANGGREK HIBRID

Assalamu’alaikum sobats pecinta anggrek

Penulisan ID pada anggrek spesies memiliki aturannya, demikian pula tata cara penulisan terhadap anggrek hibrid. Jadi kalau kita membaca suatu ID dengan penulisan seperti berikut, bisa dipastikan yang dibahas adalah anggrek hibrid.

So, langsung saja ya kita pahami aturannya sebagai berikut:

  • Setiap kata diawali huruf besar – Phalaenopsis Bonita
  • Nama genus (kata pertama) baik tunggal maupun intergeneric, ditulis miring/italic – Dendrobium Kuping Lantang, Rhyncholaeliocattleya Love Call Dogashim

  • Boleh mencantumkan nama kebun, pemilik, daerah dengan tujuan orang langsung tahu darimana anggrek itu berasal – Dendrobium Mini Lumajang ‘Dunia Anggrek’ (Dunia Anggrek sebagai pekebun)
  • Bisa menambahkan nama yang memiliki imej yang khas, misalnya karena pernah menjadi juara lomba yang diadakan oleh organisasi/yayasan anggrek terkenal – Cattleya Mari’s Love ‘Taka’ AM/AOS (Taka merupakan pemilik/pekebun/pemulia yang mana anggreknya pernah menjuarai kontes AM/AOS)

  • Terkadang kita menemui tanda slash (/) pada tingkat pemulia/pekebun. Apa artinya? Saat masih belum diregister, pemulia sudah keburu menyilangkan dengan anggrek (jenis) lain – Dendrobium Ly/racianum x taurinum

Mungkin kita merasa kesulitan menulis sesuai ketentuan tersebut saat menuliskannya di wall atau IG atau sosmed lainnya. Bagaimana caranya? Bisa dituliskan seperti ini – Dendrobium(italic) Black Spider.

 


 

Barakallah 4u all

Tuesday, June 8, 2021

CERITA ANGGREK: PENAMAAN ANGGREK HIBRID

Assalamu’alaikum para pecinta anggrek

Pernah g memperhatikan nama-nama anggrek hibrid? 

Kedengarannya aneh-aneh ya? Jauh berbeda dengan penamaan anggrek spesies.
Pada anggrek spesies umumnya penamaan berdasarkan ciri khas tertentu, seperti bentuk, warna, atau lainnya.  

Phalaenopsis amabilis misalnya. Dinamakan demikian karena bunganya mirip kupu-kupu dengan tampilan yang cantik (arti dari amabilis).

Sedang penamaan akan anggrek hibrid sifatnya memang suka-suka penyilangnya. Karena itu, antara nama dan bentuk atau ciri bunganya banyak yang g nyambung. Tidak ada sangkut-paut atau hubungannya dengan ciri atau tampilan anggreknya.

  • Ada yang dinamakan tokoh tertentu, seperti Dendrobium Sri Mulyani, Dendrobium Prince Diana, Dendrobium Gadjah Mada.
  • Nama orang biasa, bisa dari anggota keluarga, teman, atau orang yang mendapatkan tempat tertentu di hati para pemulianya, seperti Dendrobium Danish, Dendrobium Ririn Triyani.
  • Tokoh khayalan, misalnya Vanda Arjuna, Dendrobium Medusa.
  • Nama lokasi atau daerah, seperti Dendrobium Maluku Indah, Dendrobium Cinta Aceh, Dendrobium Mini Lumajang.
  • Nama instansi, seperti Dendrobium Riverside Secondary School, Dendrobium Unej (Universitas Jember), Dendrobium Brawijaya University.
  • Nama peringatan, seperti Dendrobium APEC PNG 2018, Dendrobium Kick Covid.
  • Dan lain-lain

Kebanyakan memang g nyambung dengan bunganya sama sekali, bahkan meski memakai nama warna. Seperti Dendrobium Black Cat ini. Warna bukan hitam, meski gelap. Itu pun juga tidak gelap banget hehe

 


 

Barakallah 4u all

Sunday, June 6, 2021

SERI BANTIMURUNG (5): ADA BERAPA FORMKAH?

Assalamu’alaikum epribadeh!

Pertanyaan yang terus mengganggu saya. Melihat beberapa foto di berbagai postingan dan link-link, banyak yang menyebut anggrek yang mereka unggah sebagai Dendrobium Bantimurung. Entah benar atau keliru, saya sendiri selain tidak yakin juga menjadi bingung.

Memang di kebun ada 2 form Dendrobium Bantimurung, tetapi saya juga tidak yakin pada salah satunya.

Kalau diamati bunganya, memang mirip sekali dengan perbedaan yang sangat tipis.

Form 1 petal lebih membulat/lebar dan tidak begitu tertekuk ke belakang pada sisi bawahnya. Untuk lidah sebagai pembeda ataupun penyama, tidak ada keraguan kalau keduanya serupa benar.

Tetapi, daun pada kedua plant itu berbeda, baik dalam ukuran, bentuk, maupun tipe ujung daunnya.

Form 2 sama persis dengan umumnya.

Semoga segera mendapat pencerahan.

Form 1

 

Untuk memastikannya memang harus menunggu bunga berikutnya, apakah memiliki ciri-ciri khusus yang dipunyai Dendrobium Bantimurung ataukah tidak

 

Form 2 (absolutely)

 

 

Barakallah 4u all

 

Wednesday, June 2, 2021

SERI BANTIMURUNG (4): BENARKAH KARYA CARL LUDWIG BUNDT?

Assalamu’alaikum epribadeh!

Secara administratif, sangat sulit untuk membantah Dendrobium Bantimurung sebagai salah satu hasil karya Carl Ludwig Bundt.

Registrasinya keluar pada tanggal 31 Desember 1966 yang dicatatkan di RHS (the Royal Horticultural Society), merupakan persilangan Dendrobium Clara Bundt × Dendrobium lasianthera.

Karenanya dunia internasional dan kita yang hadir di masa kini lebih mengenal Dendrobium Bantimurung sebagai salah satu hasil karyanya.

Meski ada beberapa pihak yang mengklaim kalau Dendrobium Bantimurung adalah anggrek spesies atau natural hybrid, tetapi klaim ini terbentur bukti-bukti secara administratif.

Akhirnya, banyak yang bersepakat bahwa Dendrobium Bantimurung benar-benar karya Carl Ludwig Bundt.

 


Barakallah 4u all