Saturday, May 28, 2022

Phalaenopsis Bonita, SISA 1 PLANT!

Assalamu'alaikum temans 2tisa

Setiap pecinta anggrek pasti akan diuji kesabaran dan juga  memeras pikiran dalam mencari berbagai solusi/cara dalam memecahkan masalah yang dihadapi anggrek kesayangan. Termasuk 2tisa yang diuji dengan Phalaenopsis Bonita yang kini hanya tinggal 1 plant saja. Padahal anggrek hibrid ini sudah dikenal sebagai anggrek bandel.

What's up?

Penyakit!

Itulah penyebabnya!

2tisa tahu kalau Phalaenopsis Bonita sedang bermasalah, tetapi tidak mengetahui apa penyebabnya. Tahu kalau daun terkena bintik-bintik hitam akibat bakteri. Tahu kalau terkena busuk pucuk. Tetapi tidak tahu faktor apa yang menjadi penyebabnya. 2tisa tahu telah memenuhi SOP perawatan anggrek genus Phalaenopsis. Tetapi mengapa permasalahannya tidak berhenti?

Karena itu 2tisa hanya mencari jalan keluarnya. Tetapi tentu saja tidak bisa maksimal karena tidak tahu faktor atau hal yang menyebabkan demikian. Banyak yang mati! Dan kini menyisakan 1 plant saja.

 

 

Kelak di kemudian waktu (pada haree genee), baru mengetahui secara pasti apa yang menyebabkan demikian. Hujan! Ya, hujan yang membantu penyakit-penyakit itu berkembang dengan cepat. Kondisi basah terus-menerus membantu bakteri (pun juga jamur) berkembang biak dengan cepat.

Kini, karena sudah mengetahui penyebabnya, semoga di kemudian hari seluruh Phalaenopsis di kebun 2tisa tumbuh dengan baik dan bagus. Dan tentu saja..... berbunga hehe.

BULAN OH BULAN, MENGAPA MEKAR HANYA DUA KUNTUM?

Assalamu‘alaikum sahabats 2tisa

Anggrek Bulan (Phalaenopsis) salah satu genus favorit. 2tisa pun termasuk salah satu penggemar setengah beratnya hehe

 


Mengapa dikatakan setengah berat?

Ya, karena hingga saat ini belum bisa fokus pada salah satu genus saja. Masih banyak anggrek-anggrek yang 2tisa ingin pelajari, baik karakter maupun hal-ikhwal tentangnya.

Phalaenopsis memang mempesona. Diameter bunganya yang relatif besar serta tahan lama mekarya, merupakan daya tarik yang dahsyat. Cantik? Ooooo so pastiiii.

Untuk menghemat dana, 2tisa membeli yang ditawarkan dengan harga murah. Tidak peduli jenisnya, asal murah dan belum punya, insyaAllah akan dibeli. Terkadang juga lebih banyak beli seedling untuk Anggrek Bulan hibrid.

Sayangnya, Anggrek Bulan juga cukup sulit dirawat. Musim hujan adalah 'musuh' terbesarnya. Bila tidak mengerti karakternya, amblas sudah koleksi Phalaenopsis di kebun kita.

Dan....

Hampir semua saat berbunga perdana hanya mengeluarkan 2 kuntum saja. Senang-senang juga baper hehe

 


 



 

 

 

 




 

Rekor bunga perdana adalah 3 kuntum, seperti Phalaenopsis Sogo ini.


Kita tunggu saja apakah nanti ada yang memecahkan rekornya hehe 

Oh ya, bahasan ini tentang Anggrek Bulan yang berbunga medium dan besar ya. Untuk Phalaenopsis Bonita, Phalaenopsis amabilis, dan Phalaenopsis pulcherrima tidak dimasukkan dalam bahasan ini.

Friday, May 27, 2022

ALHAMDULILLAH ANGGREK IMPORT! - PART 2

Assalamu‘alaikum sahabats 2tisa

Mengingat-ingat lagi BTS (behind the story) anggrek yang ada di kebun, ternyata tidak hanya Bc (Brassocattleya) Halsahi Profusion saja, tetapi juga anggrek bulan varigata ini.

 


Berasal dari salah satu seller anggrek besar.

Datangnya padahal lebih awal dibanding Bc Halsahi Profusion. Tetapi karena tanpa tagname, jadinya terlupa hehe.

2tisa juga tidak bertanya IDnya. Biarlah nanti-nanti saja bisa ketahuan seperti apa bunganya. Biar deg-deg asyikkk gitu lho hehe

Dugaan sih Anggrek Bulan Varigata biasanya dari Taiwan. Dan yang beredar di Indonesia kebanyakan adalah Doritaenopsis Sogo Vivien 'Variegata'.

Semoga saja memang benar itu IDnya. Bila bukan pun tak masalah, insyaAllah akan dicari namanya yang tepat setelah keluarnya bunga.





 

ALHAMDULILLAH ANGGREK IMPORT!

Assalamu‘alaikum sahabats 2tisa

Jujurly, semua dari kita pernah tersirat untuk memiliki anggrek impor. Tetapi 2tisa juga tidak berharap terlalu banyak dengan berbagai alasan.

Sebenarnya anggrek-anggrek hibrid yang ada di kebun sebagian besar memang impor, tetapi sudah melalui proses split, keiki, tunas anakan atau sudah tangan yang ke berapa kali.

Ada juga satu yang diimpor langsung oleh sang pemberi, tetapi sudah melalui tahap pemisahan rumpun.

So, hepi sekali kan ya saat datang anggrek yang tak diduga dan dinyana sebelumnya, bener-bener anggrek impor.

Alhamdulillah, progressnya sangat cepat. Maklum memang silangan intergenerik Bc (Brassocattleya) sangat cocok di dataran rendah/panas.

Semoga juga bisa segera berbunga, agar bisa cepat direview, aamiin.

 


 

 

Thursday, May 26, 2022

PERLAKUAN ANGGREK RAWATAN YANG BARU DATANG ALA 2tisa

Assalamu‘alaikum sahabats 2tisa

Anggrek rawatan itu adalah anggrek yang telah dirawat dengan baik dan tidak baru displit/dipisah rumpun. Ada kejadian seseorang membeli anggrek tetapi yang dikirim adalah anggrek yang baru dipotong dari rumpun/induknya. Seperti ini memang tidak dibenarkan.

So, bagaimana perlakuannya bila anggrek yang kita beli/inginkan telah datang?

Begini cara 2tisa memperlakukannya:

  • Setelah paket dibuka, anggrek diangin-anginkan. Lamanya tergantung keadaan dan kondisi anggrek. Antara 1 – 3 minggu.

  • Periksa dengan teliti apakah ada hama, penyakit, atau kerusakan.
  • Periksa juga media (bila anggrek dikirim dengan medianya). Apakah berjamur, telah asam, rusak, berpenghuni (ada hewan-hewan kecil), dan lain-lain.
  • Buang/potong yang rusak. Anggrek yang berhama/berpenyakit segera beri tindakan yang sesuai. Bisa dengan memotong, memberikan obat dan lain-lain. Usahakan hanya pada tempat yang sakit atau berhama saja.
  • Untuk media perlakuan menyesuaikan.
  • Tempel atau tanam pada media dan lanjutkan proses penganginan. Anggrek yang berhama/sakit letakkan pada area tersendiri. Usahakan jauh dari anggrek yang sehat.
  • Penganginan pada area yang teduh dan terhindar dari hujan.
  • Bila anggrek diperkirakan telah menyesuaikan suhu dengan lingkungan barunya di tempat kita, bisa dilakukan penyiraman tipis-tipis saja.
  • Pada anggrek yang keadaannya parah atau stress berat bisa diberikan Vitamin B1 secara dispray
  • Tidak memberikan pupuk terlebih dahulu sampai anggrek telah benar-benar beradaptasi.

Itulah cara-cara yang 2tisa lakukan. Tentu dan mungkin saja ada perbedaan dengan teman-teman penganggrek lainnya.

 

Wednesday, May 25, 2022

CERITA ANGGREK: JEWEL ORCHIDS OH JEWEL ORCHIDS

Assalamu‘alaikum sahabats 2tisa


Siapa nih yang g kesengsem dengan Jewel Orchids/Anggrek Permata atau sering disebut juga Ki Aksara? Anggrek tanah yang berdaun indah. Kecantikan daunnya memang mempesona. Mengalahkan keunikan bunganya.

Sayangnya memang tidak semua pecinta anggrek bisa mendomestikannya. Apalagi yang berada di dataran rendah. Sulit kategorinya. Memerlukan trik-trik khusus.

2tisa pun hingga kini pun belum bisa merawatnya.

Duh, baper juga. Mana cantik-cantik pula tuh para Jewel Orchid.

Sudah beberapa cara dilakukan, seperti:

  • Menjarangkan penyiraman
  • Diletakkan pada tempat yang benar-benar teduh (dalam ruangan/indoor)
  • Tidak memberikan pupuk
  • Pagi hari dikeluarkan sebentar agar terkena sinar matahari pagi yang masih lembut

Tetapi masih gagal juga. Paling lama umur mereka ditangan 2tisa hanyalah setahun. Itupun g genap. 

Menyerah?

Oh.... NOOOOO

Tetap semangat menaklukkan mereka bila Allah mengizinkan.

Beberapa genus yang pernah terbeli:

  • Anoectochilus
  • Macode
  • Goodyera  
  • Nephelaphyllum

CERITA ANGGREK: MEMBELI ANGGREK LIPAN YANG BERMASALAH

Assalamu‘alaikum sahabats 2tisa

Nekat!

Begitulah tanpa berpikir 2tisa membeli Anggrek Gurita atau Anggrek Lipan (Trixpermum centipeda) yang bermasalah.

Anggrek yang berada di stand tanaman hias itu terpapar sinar matahari terus-menerus, mulai pagi hingga sore. Tentu saja stress berat karena  energi terkuras banyak untuk beradaptasi. Ditambah kondisi dan penempatan yang tidak mendukung. Jadilah menghitam di sana-sini.

Tetapi …

Penulis g peduli!

Selain memang belum punya, juga ada tantangan merawat anggrek yang bermasalah. Apalagi ketika itu adalah masa awal suka anggrek, ya g peduli anggrek apa saja pasti dibeli. Idealisme juga masih tinggi banget dengan anggrek spesies.

Dan memang ada kepuasan tersendiri bila kita berhasil merawat dengan baik. Anggrek menunjukkan progres yang baik/bagus. Kemudian kita membagi tips merawatnya di sosmed atau blog, akan banyak anggrek yang terselamatkan.

Dulu ada teman Fb yang ngadain challenge. Barang siapa yang mampu merawat anggrek sekarat akan diberi hadiah anggrek yang mahal. Entah beneran apa tidak, tapi itu juga jadi pelecut untuk merawat anggrek, apapun keadaannya, dengan baik.

Berbagai media dan penempatan dicoba. Namun berdasarkan info-info yang ada, penulis cenderung memakai potongan kayu. Anggrek diikat kemudian digantung. Sayangnya penempatan terakhir dibalik tembok dan terkena sinar matahari pagi hingga siang sekitar 5 jam, membuat anggrek drop terkena hujan terus-menerus. Daunnya banyak terkena black spot. Bulb juga menghitam!

 

Berbunga karena stress
Tidak bagus untuk plant
Bila menjumpai fenomena seperti ini, segera buang bunganya agar anggrek memiliki energi yang cukup untuk beradaptasi


 

Nekat!

Itu pula yang 2tisa lakukan untuk menyelamatkannya.

Media kayu diganti yang baru. Sebelumnya, akar – daun – bulb yang rusak/kering dibuang. Kemudian digantung di bawah pohon yang masih terkena sinar matahari sore.

Alhamdulillah ada perkembangan yang baik.

Kesimpulan:

-          Lebih suka pada area yang rindang

-          Media potongan kayu – memang ini yang cocok di kebun 2tisa


 

Wednesday, May 18, 2022

PSEUDOBULBS

Assalamu’alaikum guys

Apa itu pseudobulbs?

 


Umbi palsu atau umbi semu dalam bahasa Indonesia. Merujuk pada keumuman bentuk dari anggrek yang mirip umbi.

Mungkin awal mula sebutan ini saat pertama kali ditemukannya anggrek, yakni anggrek tanah, yang memiliki ‘batang’ berbentuk bulat tak sempurna seperti umbi.

Kemudian - diduga ya - pada kemudian waktu ditemukan juga anggrek yang memiliki ‘umbi palsu’ dengan bentuk memanjang yang umum dimiliki anggrek bertipe monopodial. Biasanya pecinta anggrek menyebutnya batang. Pseudobulbs yang membulat/cembung biasa disingkat bulb saja, karena terasa kesulitan bila menyebut pseudobulbs. 

Namun penulis tetap lebih sreg menyebutnya pseudobulbs. Begini alasannya:

Pseudobulbs ada yang lembek, ada pula yang keras. Ada yang terus memanjang, ada pula yang tertutup (seludang) daun, sehingga tidak tampak.

Ada yang membulat, kotak, kerucut, silinder, dan sebagainya.

Sedangkan antar pseudobulbs dihubungkan dengan rhizome yang keras. Pada beberapa jenis – penulis baru ketahui satu jenis Bulbophyllum – rizhome juga mampu mengeluarkan bunga, di luar pseudobulbs baru/tunas anakan.

Berdasar perbedaan bentuk dan karakter yang jauh berbeda antar jenis dan/atau genus pada anggrek, maka penulis lebih suka tetap menyebutnya sebagai pseudobulbs tanpa dialihbahasakan. Bukan sok Latin ya, tetapi memang sulit didefinsikan dan ditranslet dalam bahasa Indonesia.

Pada pseudobulbs inilah tumbuh/muncul daun, akar. dan bunga. Namun pada pseudobulbs yang sama (satu pseudobulbs) tidak akan memunculkan daun kembali apabila daun semula rusak, gugur, atau mati. Pseudobulbs masih bisa memunculkan akar baru apabila akar lama rusak, hilang, atau mati.

Pada banyak kasus, pseudobulbs yang sama bisa memunculkan beberapa kali masa bunga, baik anggrek tipe simpodial dan utamanya monopodial.

Pseudobulbs  ada yang beruas-ruas, ada pula yang hanya satu ruas. Pada cincin ruas inilah munculnya tangkai bunga, daun, akar, dan juga tunas baru/keiki.

Beberapa contoh/bentuk pseudobulbs yang ada di kebun 2tisa.