Assalamu'alaikum guys 2tisa
Pada habitat aslinya, anggrek tidak serta merta menempel pada semua jenis pohon. Banyak anggrek yang ‘pilihpilih’ pohon yang akan ditempelinya. Tentu saja awalnya kulit pohon itu haruslah cocok dengan bijibiji anggrek yang akan berkecambah di sana.
Ada satu jenis anggrek yang memiliki pohon inang berbagai macam. Namun ada pula satu pohon inang yang disukai berbagai macam jenis anggrek. Atau kebalikan dari semua itu.
Anggrek yang memilih secara ketat pohon inangnya lebih rawan langka bahkan punah apabila pohon inangnya tidak ada. Namun sebenarnya semua makhluk hidup bertahan dengan berbagai cara supaya kelestariannya terjaga. Tergantung lingkungannya kondusif atau tidak.
Berikut daftar berbagai jenis anggrek dengan pohon inangnya.
Pada berbagai tempat dan habitat yang diambil dari berbagai inventarisasi anggrek.
- Adenanthera microsperma
- Adenanthera scholaris
- Aglaia
- Akasia (Cassia sp.)
- Alstonoa scholaris
- Asam
- Baringtonia sp.
- Bawangan (Vitex vestita)
- Beringin (Ficus sp.)
- Bungur (Lagerstroemia speciosa)
- C.nerifolia
- Clausena indica
- Cycas rhumpii
- Dadap (Erythrina sumbubrans)
- Eugenia sp. (Myrtaceae)
- Garcinia sp.
- Glochidion sp.
- Hydnophytum sp.
- Inocarpus fogiverus
- Inocarpus palembangica
- Jati (Tectona grandis)
- Jeruk-jerukan (Clausena indica)
- Kalaban
- Kemarung (Streblus spinosus)
- Kiara
- Klenhopia hospita
- Kluwih (Artocarpus benda)
- Koordersiodendron pinnatum
- Mahoni (Swietenia macrophylla)
- Mangga (Mangifera indica)
- Menggris
- Meranti
- Pinus (Pinus merkusii)
- Piper sp.
- Polyalthia sp.
- Puspa (Schima wallichii)
- Puspaniah (Rhododendrum loerningii)
- Quercus sp.
- Rambutan Hutan
- Rengas
- Sawo duren (Chrisophyllum cainito)
- Shorea sp.
- Sono Keling (Terminalia bellirica)
- Spathodea sp.
- Sterculia sp.
- Streblus asper
- Syzygium sp. (Myrtaceae)
- Terminalia catappa
- Vaccinium varingiaefolium
FYI:
Empat jenis pohon yang lebih disukai anggrek epifit sebagai inang, yaitu Tectona grandis (Jati), Clausena indica (Jeruk-jerukan), Lagerstroemia speciosa (Bungur), dan Mangifera indica (Mangga).
Pada hutan homogen/hutan budidaya seperti teh, jati, kopi, dan lain-lain anggrek tetap dianggap sebagai gulma atau tumbuhan liar yang harus disingkirkan.
Barakallah 4u all



No comments:
Post a Comment