Thursday, September 9, 2021

KHAZANAH ANGGREK INDONESIA: Acriopsis javanica Anggrek Bawang

Assalamu‘alaikum sahabats 2tisa

Bukan termasuk anggrek langka. Di habitat alamiahnya, populasinya melimpah. Para hunter juga enggan membawanya karena bunganya yang kecil.

Tetapi di kebun 2tisa perkembangannya sulit. Lama sekali merumpun. Apalagi berbunga. Masih mencari-cari cara yang pas biar mudah tumbuh dan berkembang.

Sebenarnya daya tahannya luar biasa terhadap perubahan kondisi lingkungan. Kemampuan adaptasinya tinggi. Banyak yang sukses merawatnya.

Ukurannya yang kecil, walau jumlah kuntum bisa mencapai ratusan, tidak begitu disuka para penggemar anggrek. Biasanya dijadikan sebagai bonus pembelian.

Etimologi

Kata javanica yang merupakan nama pertama kalinya dipakai Blume yang mendasarkan asal spesimen ini diambil, yakni Jawa.

Karena daunnya mirip daun lily/bakung atau seperti pita memanjang, sering juga disebut The Lily-Like Leaf Acriopsis. Kalau dilatinkan menjadi Acriopsis liliifolia. Akhirnya, nama ini yang menjadi nama barunya. Tetapi akhir-akhir ini 2tisa lebih suka memakai nama yang ada nuansa Indonesia. Maka dari itu tetap pakai ID lama ah, meskipun sudah tidak digunakan lagi sejak tahun 2001. Yah sebagai rasa nasionalisme hehe

Arti Acriopsis adalah acrididae (belalang, Greek).

Koenig tahun 1791 pernah memberi nama Epidendrum liliifolium karena bentuk bunganya mirip simbol +. Bentuk yang umum dipunyai oleh genus Epidendrum.

Kalau menurut 2tisa bentuk bunganya sih seperti ular yang sedang mengangakan mulutnya dengan memakai topi laksana topi dalam film-film silat Mandarin hehehe. Aih terlalu imajinatif kan ya? 

 

Diameter ± 1 cm;warna sepal petal tidak ngejreng (ungu dan kuning buram); malai bercabang-cabang; jumlah kuntum puluhan hingga 200 kuntum; lama berbunga ± 15 – 18 hari; mekar dan rontok bergantian


Nama Sebutan

  • Brunei (Kambang Satahun)
  • Malaysia (Anggerek Darat, Sakat Bawang atau Sakat Ubat Kepialu)
  • Indonesia (Anggrek Bawang)
  • Sunda (Ki Plengpeng)
  • Batak (Tongkil-tongkil)
  • Sumatra (Bosur-bosur Hau).

 

Sinonim

  • Acriopsis annamica
  • Acriopsis crispa
  • Acriopsis floribunda
  • Acriopsis griffithii
  • Acriopsis harae
  • Acriopsis insulari-silvatica
  • Acriopsis javanica
  • Acriopsis javanica var. auriculata
  • Acriopsis javanica var. floribunda
  • Acriopsis liliifolia var. auriculata
  • Acriopsis picta
  • Acriopsis nelsoniana
  • Acriopsis papuana
  • Acriopsis philippinensis
  • Acriopsis picta
  • Acriopsis sumatrana
  • Epidendrum liliifolium
  • Spathoglottis trivalvis

 

Daun 2 – 4 helai; panjang mencapai 15 cm, lebar sekitar 1 cm; tipis dengan ujung agak melengkung

Persebaran

Thailand, Vietnam, Myanmar, Philipina, Malaysia, wilayah Indonesia lainnya (Borneo, Sulawesi, Papua), Papua New Guinea, Kepulauan Solomon, dan Australia bagian utara (Cape York Peninsula).

Tipe Tumbuh

Pseudobulb epiphyte atau tumbuhan epifit.

Habitat

  • Hutan primer maupun sekunder pada area setengah ternaung hingga terbuka (terkena sinar langsung).
  • Daerah panas hingga hangat (dataran rendah hingga menengah atau mencapai 1600 mdpl) yang kelembabannya terjaga.
  • Menempel relatif rendah pada bermacam-macam pohon, artinya tidak mengkhususkan menempel pada pohon tertentu.

 

Bulb bulat telur (ovate); beralur (node) 5 – 7; panjang sekitar 5 cm dan lebar 2 cm; malai bunga keluar dari pangkal bulb

Akar serabut, kecil-kecil dan bercabang, warna kekuningan berujung putih


Simbiosis

Anggrek tipe pseudobulb epiphyte ini bersimbiosis dengan semut dan sering dijumpai hidup menggerombol dengan tumbuh-tumbuhan epifit yang juga bersimbiosis dengan semut, semisal Hoya, Dischidia atau Dischidopsis.

Keunggulan (Prospek Budidaya)

  • Berbunga sepanjang tahun atau tidak mengenal musim.
  • Berpotensi sebagai obat herbal (medicinal plant), misalnya penyakit malaria.
  • Range (suhu, ketinggian, cahaya) sangat luas. Tumbuh baik pada kondisi setengah ternaung hingga terbuka (terkena sinar), suhu panas hingga hangat (dataran rendah hingga tinggi atau mencapai 1600 mdpl).
  • Tidak memilih terhadap karakteristik tertentu pohon inangnya atau menempel hampir semua jenis pohon, seperti Pinus dan sejenis Lamtoro.
  • Tumbuh baik pada ketinggian rendah (sekitar 1 m) dari atas tanah.

 


Barakallah 4u all



 


 

No comments:

Post a Comment