Assalamu’alaikum warahmatullahi
wabarakatuh
Logikanya penyiraman di musim hujan
adalah hal yang sia-sia bila kita kerjakan. Tetapi tidak untuk ahli anggrek.
Penyiraman tetap mereka lakukan di musim penghujan dengan maksud untuk
menggelontor asam atau polutan nyang terbawa air hujan atau yang sering disebut
dengan hujan asam. Kapan pun hujan terjadi, setelah terang, penyiraman dengan
selang dilakukan. Utamanya yang berada di daerah perkotaan yang tinggi tingkat
polusinya.
Namun permasalahannya adalah apakah
anggrek-anggrek kita bisa bertahan terhadap kondisi basah yang terus-menerus?
Saya sendiri tidak pernah melakukan penyiraman, kecuali apabila hujan sudah
tidak turun berhari-hari, minimal 3 hari.
Tentu saja untuk anggrek yang tidak
terkena hujan, penyiraman tetap dilakukan, tetapi intensitasnya kian jarang,
bisa seminggu sekali atau bahkan lebih, tergantung kering tidaknya media
tanam/tempel.
Barakallah 4u all
No comments:
Post a Comment