Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Di kebun 2TISA sendiri, Dendrobium Sonia hingga telah melewati hitungan 4 tahun belum juga menunjukkan kemolekannya.
Yeahhh, sebagai pecinta anggrek bukan uang banyak yang dibutuhkan untuk memenuhi syarat kriteria pecinta anggrek, tetapi SABAR dan KESABARAN. Tanpa itu, mustahil kita menjadi pecinta anggrek yang baik. Kita memang harus sabar dalam menunggu apapun proses dari anggrek. Mulai dari proses adaptasi, pertumbuhan, munculnya tunas anakan atau keiki, keluarnya spike dan kemudian proses mekarnya bunga, membutuhkan waktu yang lebih lama dibandingkan mayoritas tanaman hias lainnya. Tanpa kesabaran ini, kita akan gagal menjadi seorang pecinta anggrek.
Karena itu kita harus sadari betul tanpa kesabaran kita tidak akan pernah sukses menjadi pecinta anggrek. Bila memang tidak mau patah arang di tengah jalan, sebaiknya jangan memilih anggrek sebagai klangenan (piaraan). Tetapi kalau memang berniat memutuskan untuk merawat anggrek, buang jauh-jauh rasa baper.
Ada tip supaya kita tidak baper, yakni anggap saja anggrek kita sebagai foliage plant (tanaman hias daun). Dengan begitu kita tidak resah menunggu keluarnya bunga.
- Saat dia telah beradaptasi dengan baik, kita senang.
- Melihat keluarnya akar baru, kita bahagia.
- Daun baru keluar dari tempatnya, betapa riangnya kita.
- Dengan kehadiran keiki atau tunas anakan, kita juga gembira ria.
- Dan puncak kebahagiaan adalah saat mereka memamerkan keelokan bunganya. Dan ini memang letaknya pada poin terakhir.
So jangan memaksa anggrek kita segera berbunga. Biarkan mereka enjoy menikmati kehidupannya, seperti kita juga enjoy melihat perkembangan dan pertumbuhan mereka step by step, hari demi hari. Menikmati segala permasalahan dan problema yang menghampiri anggrek kita.
Semangat!!!!
Barakallah 4u all



No comments:
Post a Comment