Friday, October 8, 2021

KHAZANAH ANGGREK INDONESIA: Dendrobium linearifolium Teijsm.& Binn., Anggrek Udang Bungkuk

Assalamu‘alaikum sahabats 2tisa

Kuncup/knop maupun kuntum bunga berbentuk unik, seperti udang bongkok. Atau boleh juga seperti moluska laut, Nautilus. Bila dilihat dari samping. Tidak berlebihan bukan bila kita sebut Anggrek/Dendrobium Udang, Anggrek Udang Bungkuk, atau Anggrek Nautilus?

 

 

Dendrobium simpodial epifit ini berada pada seksi Crumenata (merpati-merpatian) menurut IOSPE. Ada yang memasukkan ke dalam section Diplocaulobium, ada pula yang menggolongkannya ke seksi Rhopalanthe.



Ekologi

Menyukai sinar langsung beberapa jam, dan lebih baik apabila diletakkan pada tempat yang terang (agak ternaung).

Habitat di hutan-hutan tropis yang berada pada dataran rendah hingga menengah antara 0 – 1800 m dpl.

 

Bunga

  • Diameter kuntum ± 2 cm, panjang ujung sepal hingga pangkal bunga dapat mencapai 4 cm. 
  • Masa mekar kurang lebih 1 minggu. Namun berbunganya tidak mengenal musim. Selain rajin berbunga juga rajin menumbuhkan keiki.
  • Wanginya seperti aroma (sirup) pandan. Berwarna putih dan terdapat garis-garis warna ungu atau ungu kemerahan pada sisi dalam bunga.
  • Labellum disapu warna hijau saat baru mekar yang akan berubah menjadi kuning sampai menjelang gugur, pada tengahnya. Pangkal bunga berwarna hijau dan tidak berubah warnanya.  Tangkai super pendek muncul pada cincin-cincin ruas, antara 1 – 3 kuntum per tangkainya.
  • Seperti seksi Crumenata lainnya, semisal Anggrek Merpati, pada tempat yang sama, bunga akan muncul kembali di kemudian hari apabila kondisinya terpenuhi.

 

Kuntum banyak dan ramai


Pseudobulb

Terdiri dari dua type batang, lurus dan membengkak (swollen stems). Bentuk ‘umbi’ atau bagian bulb yang membengkak mendekati bulat atau membola, namun kebanyakan agak lonjong/oval dengan permukaan batang kemerahan. Permukaannya beralur-alur.

Sedangkan bulb/batang lurusnya berukuran sangat kecil dan memanjang. Ukurannya tidak lebih besar dari rumput. Panjangnya dapat mencapai 70 cm hingga 1 m. Sekilas memang nampak seperti rumput yang lagi menclok/ hinggap pada pohon. Jarak antar ruasnya berkisar 2,75 cm. Saat muda pseudobulb tumbuh tegak, kemudian kian menjuntai/menggantung.

 


Daun

Berbentuk linear / garis / lidi yang tumbuh di sepanjang batang. Jumlahnya puluhan helai.

 


Akar

Putih berujung hijau, berdiameter kecil. Tipe akar yang seperti ini tahan menerima sinar langsung.

 

Etimologi

Dendrobium: makhluk yang hidup di pohon

Sedang linearifolium berasal dari kata linear = linier/garis dan folium = daun, karenanya disebut The Linear Leafed Dendrobium.

 

 

Sinonim

  • Ceraia linearifolia Teijsm. & Binn.
  • Dendrobium gracile Kranzl.

 

Persebaran

  • Jawa
  • Sumatera, dan
  • Bali

(Jadi memang Indonesia banget ya)

 

Keiki


Fun Fact

Meski perkembangbiakannya sangat bagus, namun populasinya terus terancam. Dan bahkan ada yang mengabarkan sudah menjadi anggrek langka. Pada dasarnya anggrek untuk keberlangsungan hidup dan keturunannya bergantung pada makhluk lain, dalam hal ini adalah jamur mikoriza. Selain itu secara konservasi ex-situ bisa jadi anggrek berkembang dengan bagus. Tetapi bila dilepasliarkan (mengembalikan kelestarian secara in-situ), belum tentu anggrek bisa bertahan dari perubahan cuaca dan iklim, serta kondisi lingkungan habitat. Di alam liar, yang ‘terkuat’ memang yang mampu bertahan.

 

Barakallah 4u all

No comments:

Post a Comment