Monday, September 6, 2021

KELOMPOK ANGGREK TANAH (PART 1): ANGGREK TANAH MONOPODIAL/ANGGREK TANAH TAK MURNI

Assalamu‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Nama anggrek tanah (umumnya) diberikan kepada seluruh anggrek yang tumbuh pada permukaan tanah atau bermedia tanah. Namun, kalau diamati lebih lanjut, tak semua anggrek tanah murni membutuhkan tanah sebagai media/tempat tumbuhnya, bahkan ada yang tidak membutuhkan tanah sama sekali karena bersifat ‘parasit’ yang tumbuh pada akar pohon inang.

So, mari kita bahas tentang kelompok-kelompok anggrek tanah.

Pertama mengenai anggrek tanah tipe monopodial atau anggrek tanah semu.

Disebut semu atau tak murni karena memang tanah bukan merupakan syarat utama sebagai media hidupnya. Tanah hanyalah sebagai tempat berpijak saja, jadi serupa anggrek epifit yang menjadikan kulit pohon sebagai tempat menempelnya. Akarnya juga tidak menghujam ke dalam tanah.

Pengambilan nutrisi bisa dari tanah sekaligus dari udara melalui akar-akar udaranya. Jadi memang memiliki dua tipe cara hidup, yakni terestrial sekaligus epifit.

Umumnya memang senang berada pada area terbuka dengan paparan sinar matahari sepanjang hari. Semisal padang rumput, atau hutan-hutan dengan vegetasi yang tak terlalu rapat dan rendah, atau tempat-tempat terbuka lainnya.

Kebutuhan sinar langsung dengan intensitas yang lama memang mutlak diperlukan agar anggrek dapat berkembang optimal dan berbunga.

 

Ciri-ciri

  • Pseudobulb ramping/tidak menggembung seperti batang
  • Akar umumnya berukuran besar, meski ada juga spesies berakar kecil. Keluar/muncul dari cincin ruas batang.
  • Batang tumbuh terus-menerus memanjang/meninggi
  • Daun umumnya kaku, walau tak semuanya begitu.

Genus dalam kelompok ini (umumnya dari Vanda Alliance) antara lain:

  • Arachnis
  • Ascoglossum
  • Papilionanthe
  • Renanthera
  • Sarcanthus
  • Vandopsis

  • Vanilla

Keturunan hibridnya, seperti:

·     Mokara

·     Kagawara

·     Vanda Joacim

·     Esmeralda

·     James Story, dll.

Untuk contoh spesies antara lain:

Phalaenopsis pulcherrima



Cara Adaptasi

Dapat langsung dijemur setelah beberapa hari kedatangan. Beberapa mungkin tidak tahan terhadap paparan sinar saat adaptasi, untuk itu selalu mengecek kondisi anggrek mutlak dilakukan. Bila dirasa anggrek memprihatinkan kondisinya, sebaiknya penerimaan intensitas cahaya dikurangi dengan cara memakai paranet atau menggeser anggrek ke tempat yang lebih teduh. Setelah masa adaptasi terlewati, anggrek dapat digeber lagi di bawah sinar matahari sepanjang hari.

Dapat langsung ditanam di tanah atau pot bermedia tanah yang dicampur dengan sedikit serasah atau pupuk kandang atau pupuk organik lainnya. 

Barakallah 4u all

No comments:

Post a Comment