Assalamu’alaikum sahabats 2tisa
Rasanya tak asing kan ya denger atau baca natural hybrid dan primary hybrid?
Keduanya memang hasil silangan anggrek spesies x anggrek spesies. Forma atau bentuk bunganya juga masih terbatas.
Secara
penampakan/morfologi sangat sulit membedakannya. Tetapi biasanya
natural hibrid hanya terdiri dari 1 - 2 form saja karena seleksi alam yang
super ketat. Berbeda dengan hibrid primer yang bisa dilepas ke pasaran dengan form yang lebih banyak.
Untuk mengetahui anggrek itu natural ataukah primary, kita memang hanya bisa mengandalkan informasi yang terpercaya saja.
Natural
hibrid sendiri terjadi secara alamiah di alam tanpa campur tangan manusia. Biasanya
penyerbukan melalui bantuan angin, serangga, air, atau hewan lainnya.
Penamaannya (secara de jure) ditambahkan kata simbol X (cross besar). Contoh: Dendrobium X superbiens.
Atau menambahkan huruf ii pada penemu atau registrant-nya. Contoh: Cattlianthe Mantinii.
Atau ditulis lengkap kedua induknya (bila belum dideskripsi atau diregister). Contoh: Dendrobium antennatum X Dendrobium discolor.
Atau
dinamakan sesuai kesepakatan. Nama bisa diberikan/diusulkan seseorang
kemudian yang lainnya menyetujuinya. Penulisan nama biasanya mengikuti penamaan
anggrek hibrid. Contoh Dendrobium Verninha (Dendrobium discolor X Dendrobium antenatum).
Sedangkan hibrid primer merupakan hasil karya manusia dengan penamaan mengikuti tata aturan penamaan hibrida pada umumnya. Contoh: Phalaenopsis Bonita.
FYI: link anggrek terbesar khusus spesies, IOSPE memasukkan hibrid alam ke dalam seksi yang sama dengan spesies terkait.
Barakallah 4u all



No comments:
Post a Comment