Assalamu’alaikum guys
Membedakan anggrek hibrid dengan spesies secara de jure (catatan arsip) lebih mudah kita lakukan, karena kita bisa langsung searching di internet. Nama atau ID yang tertera sudah bisa kita lihat secara langsung apakah termasuk anggrek spesies ataukah hibrid. kecuali yah kalau narasumber menuliskannya secara keliru.
Membedakan
anggrek hibrid dengan spesies secara de facto, yakni mengamati secara langsung morfologi bunga yang ditunjang tampilan plant secara keseluruhan, termasuk yang spesifik di bawah morfologi bunga adalah tipe ujung daun.
Memang, membedakan secara (tampilan) plant sangatlah sulit sekali dan butuh jam terbang tinggi.
Secara umum, anggrek hibrid memiliki ciri berikut:
- Tampilan lebih wah/meriah
- Warna lebih tajam/cemerlang/glowing dengan perpaduan warna yang tidak biasa
- Kuntum lebih banyak/kemruyuk
- Ukuran/diameter
juga lebih besar
- Masa mekar lebih lama/panjang
- Bentuk sepal dan petal tidak biasa atau berbeda
- Motif, corak, dan perpaduan warna lebih ramai/banyak
Selain itu kita juga bisa mengamati karakter dari anggrek hibrid, yang umumnya:
- Lebih mudah beradaptasi
- Berbunga tidak berdasarkan musim
- Tampilan plant lebih bongsor dan rimbun karena tercukupi kebutuhan nutrisinya
- Relatif lebih mulus karena terjaga dari serangan hewan dan penyakit
Terkadang, tetapi jumlahnya memang sedikit, ada spesies yang memiliki semua kriteria di atas. Untuk itu kita mau tidak mau harus menggabungnya dengan membuka arsip di link-link anggrek bonafid. Gabungan kedua cara ini sebenarnya mutlak kita lakukan agar hasil penelusuran/dugaan kita bisa dipastikan kebenarannya.
Cara
termudah dan tercepat untuk bisa membedakan anggrek spesies dengan hibrid
adalah menghafalkan anggrek spesies terlebih dahulu, baik nama maupun jenisnya. Kenapa? Selain anggrek spesies memang lebih banyak berada di habitatnya, pemilihan sebagai indukan juga masih relatif sedikit, atau hanya pada jenis dan genus tertentu saja.





No comments:
Post a Comment