Saturday, August 8, 2020

TIPS MERANGSANG KEIKI ATAU TUNAS ANAKAN PADA BULB ANGGREK GUNDUL DENGAN GAYA JUNGKIR/JUNGKAL


Assalamu‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Pernah menerima anggrek walaupun masih memiliki daun hijau segar, namun pangkal bulbnya sudah mengering dan mati. Tanpa pikir panjang, setelah 1-2 hari diangin-anginkan, bulb tersebut saya ikat pada sepotong kayu dengan cara dijungkalkan, mengikuti tips yang pernah saya baca di suatu link anggrek.



Sejak masa awal menyukai anggrek, saya langsung memperbanyak pengetahuan anggrek. Berbagai informasi, tips, pengetahuan, atau artikel yang berhubungan dengan anggrek. Artikel-artikel itu saya download dan pelajari secara offline agar lebih memahami saat mempelajarinya. Di antara ratusan bahkan mungkin sudah ribuan artikel yang sudah diunduh, salah satunya membahas tip merangsang keluarnya keiki atau tunas anakan dari bulb-bulb anggrek yang sudah gundul tak berdaun. Bulb-bulb seperti ini biasanya memang sudah tua, walau tak meski demikian karena ada juga bulb gundul disebabkan daunnya gugur gagal beradaptasi atau bermasalah, terkena pupuk atau hama misalnya.
Mempraktikkan dari tip, saya potong bulb-bulb tak berdaun dari rumpunnya. Potongan kemudian ditanam secara dijungkirkan, yakni pangkal bulb berada di atas sedangkan ujung bulb menghadap ke bawah. Boleh diikat pada pohon, kayu, atau media lainnya yang sekiranya dianggap cocok. Dirawat hanya dengan penyiraman air biasa. Boleh juga ditambahkan vitamin B1, tetapi sebaiknya jangan dipupuk dulu.
Walau saya merasa hasilnya tidak terlalu signifikan dibanding cara biasa (pangkal bulb tetap berada di bawah), namun beberapa kasus memang lebih bagus ditanam secara jungkal begini.
Bagaimana penjelasan dari gaya tanam seperti ini?
Setiap proses tumbuh kembang pada suatu tumbuhan dipengaruhi oleh 5 jenis hormon. Masing-masing memiliki fungsinya sendiri-sendiri. Ada yang merangsang tumbuhnya perkembangbiakan generative (bunga, spora, atau buah). Ada juga yang berfungsi mempengaruhi persemian daun-daun dan ujung-ujung batang. Dengan gaya jungkal seperti ini akan menghambat pengaruh hormon lain yang memiliki kinerja bertentangan dengan hormon penumbuh.
Jangan khawatir, untuk bulb baru pertumbuhannya akan tetap mengikuti sifat alamiahnya, yakni tegak atau ke atas, seperti contoh di bawah ini.

Barakallah 4u all

No comments:

Post a Comment