Monday, August 10, 2020

DATARAN RENDAH MEMANG BUKAN TEMPAT IDEAL UNTUK ANGGREK


Assalamu‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Sebagian besar anggrek berhabitat di hutan-hutan tropis yang memiliki kelembaban tinggi. Hutan seperti ini memang jarang dijumpai berada di dataran rendah. Bukannya di dataran rendah tidak ada hutan, tetapi jenis vegetasinya terbatas. Biasanya berupa hutan buatan atau hutan homogen, semisal jati. Padahal syarat tumbuh anggrek memerlukan kondisi tertentu yang spesifik, seperti kelembaban yang tinggi dan terjaga, berangin, serta cukup sinar matahari.



Karena memang bukan tempat ideal bagi anggrek, jenis anggrek yang mampu beradaptasi dan hidup di dataran rendah juga sangatlah terbatas, apalagi anggrek spesies. Anggrek-anggrek hybrid memang pilihan yang paling tepat bagi pecinta anggrek yang tinggal di dataran rendah.


Dendrobium hibrid memang pilihan yang paling cocok di dataran rendah

Namun sekarang ini, interval jenis anggrek spesies yang mampu diadaptasikan di dataran rendah kian melebar saja. Temuan-temuan cara-cara baru tritmen anggrek yang sesuai dengan kondisi dan karakter dataran rendah terus bermunculan, baik di grup-grup maupun link-link anggrek.

Memang belumlah 100% tingkat keberhasilannya, karena masih banyak genus yang tetap masih sulit untuk diadaptasikan, namun kondisi seperti ini sudah begitu menggembirakan bagi pecinta anggrek di dataran rendah dibandingkan beberapa tahun lalu.

 

Phalaenopsis spesies yang paling adaptif di dataran rendah

Karena itu temans, tetaplah bersemangat untuk merawat anggrek spesies meski tinggal di tempat yang tidak begitu cocok bagi anggrek. Dan jangan juga segan-segan untuk memposting tip yang kita temukan, sehingga teman-teman lain dapat mengadopsi keberhasilan kita supaya prosentase kelestarian anggrek spesies kian besar.

Salam Cinta Anggrek Indonesia!

 

 

Barakallah 4u all

No comments:

Post a Comment