Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Kuntumnya memang harus saya eliminasi, untuk menghindarkannya dari problem yang lebih berat, yakni kematian. Tindakan seperti ini saya lakukan karena anggrek masih dalam masa adaptasi. Semula apabila akar-akar baru telah tumbuh, saya akan mempertahankan bunganya. Namun hingga mekar dua hari, akar baru belum nampak jua. Akhirnya tega tidak tega kuntumpun dipotong dan dibuang.
Memotong bunga dan/atau tangkai bunga (stalk) seperti ini, terutama yang masih dini memang harus dilakukan apabila anggrek masih dalam proses adaptasi atau baru pulih dari stressing. Mengapa demikian?
Saat adaptasi atau pulih stress, anggrek membutuhkan energi yang sangat besar. Apabila sisa-sisa energi yang ada harus dibagi untuk adaptasi dan berbunga, maka energi yang dibutuhkan untuk keduanya tidak akan mencukupi. Saat energi habis, maka habis pula kehidupan si anggrek. Sangat sayang bukan?
Karenanya jangan ragu-ragu untuk segera memotong tangkai bunga sedini mungkin apabila kita nilai kondisi anggrek tidak/belum sehat betul. Tandanya akar baru belum keluar, bulb semakin mengeriput, daun-daun mengering dan berguguran. Memang secara alamiah, anggrek pada kondisi itu akan mengeluarkan bunga sebagai perkembangbiakan generative untuk mempertahankan kelangsungan generasinya. Namun apa daya, energi yang dibutuhkan untuk itu tidak akan pernah cukup. Bayangkan kalau anggrek juga harus terus mensuplai pasokan energi hingga berbulan-bulan, padahal pemasakan makanan tidak berlangsung dengan baik akibat belum keluarnya akar baru, gugurnya daun-daun, dan rusak atau hilangnya fungsi fisiologis anggrek.
Lalu bagaimana apabila anggrek mengeluarkan keiki?
Inilah yang kita harapkan sebagai alternative terakhir. Keiki akan mampu
memasak sendiri makanannya, karena itu sang induk dapat mempertahankan
sisa-sisa energi yang ada untuk memulihkan kondisinya. Paling tidak akan
memperpanjang masa hidupnya sampai keiki benar-benar mandiri.
Pada realitanya, akar-akar baru memang belum tumbuh
Barakallah 4u all



No comments:
Post a Comment