Assalamu‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Banyak yang mengeluh betapa sulitnya memelihara anggrek itu.
Saya akan jawab “Yeah, memang benar, walau tak seratus persen benar.”
Penasaran bagaimana penjelasannya?
Anggrek memang memiliki karakter yang unik dan jauh berbeda dengan tanaman hias lainnya, bahkan dengan tanaman sukulen lainnya.
Para ahli memasukkan anggrek ke dalam tanaman sukulen, artinya anggrek mampu bertahan dalam kondisi kering atau tidak terkena air selama beberapa minggu, bahkan beberapa bulan, hingga tahun. Ciri khas tanaman sukulen lainnya adalah mampu menyimpan cadangan makanan dan air dalam bulb atau ‘batang’. Karena itu memang bulb atau batang tanaman sukulen termasuk lunak dan berair.
Tetapi….
Anggrek begitu berbeda. Bila tanaman sukulen selain anggrek habitatnya adalah tanah-tanah tandus, padang pasir, atau area yang panas lainnya. Mereka memang mampu bertahan dengan meminimalisir penguapan dan cadangan air yang sedikit. Mereka justru akan cepat membusuk bila sering disiram dan terkena hujan terus-menerus.
Anggrek? Justru
berbeda dengan mereka. Habitat anggrek bisa dikatakan seratus persen berada di
hutan-hutan hujan daerah tropis. Kita tahu bahwa hutan hujan seperti itu
memiliki cadangan air yang tinggi. Efeknya kondisinya selalu lembab karena
udara memiliki kadar uap air yang tinggi.
So….
Anggrek memiliki karakter yang benar-benar unik. Dia tanaman sukulen tetapi berada pada area yang lembab. Dia mampu bertahan tidak disiram dalam jangka waktu yang lama namun tidak mampu bertahan pada kondisi udara yang kering (kadar kelembaban rendah). Dan karena memiliki ciri-ciri tanaman sukulen, anggrek juga akan cepat membusuk bila mendapatkan pasokan air berlebih.
Jadi, selama kita mampu mempertahankan atau menjaga kelembaban yang dibutuhkan, insya Allah anggrek kita akan mampu hidup. Umumnya kadar kelembaban anggrek bervariasi, tetapi yang pasti tidak boleh rendah di bawah 60%.
Memang menjadi PR untuk pemula yang baru kenal anggrek. Namun percayalah, selama kita mau belajar, baik dari situs-situs anggrek, grup-grup anggrek di Fb, maupun belajar dari pengalaman, saya percaya kita akan mampu merawat anggrek. Insya Allah.
Barakallah 4u all.

No comments:
Post a Comment