Friday, February 3, 2023

KALIMANTAN, THE ISLAND ORCHIDS (4) TENTANG AGROKLIMAT, TOPOGRAPHY, HABITAT, VEGETASI, POHON INANG, DAN UPAYA PELESTARIAN IN/EX-SITU

Assalamu’alaikum sahabats 2tisa

 


 

Artikel pada seri ke-3: https://2tisa.blogspot.com/2023/02/kalimantan-island-orchids-3-tentang.html

Range Agroklimat

Top of Form

Kelembaban (RH/ relative humidity): 54% - 80%

Intensitas cahaya (Light intensity): 0,01 lux - 0,18 lux (7000 to 8000 lx(?)) atau 30-60% (?)

Average Temperature: 24 to 33 °C

pH of the soil: 4.0 to 5.5 (soil information needed for terrestrial orchids only).

Altitude: 0 – 3000 m asl

Soil pH of 6.2-6.7

 

Pada area dengan kelembaban 87%  -  90% dan suhu ratarata 31,5°C, memilki lapisan humus dan serasah yang tebal, penutupan tajuk yang rapat, dan terdapatnya beberapa jenis pohon inang anggrek.

 

Topography

Daerah pesisir

Daerah pegunungan

Gunung berbukit dengan lereng yang terjal

Tanah ber(penyusun) batupasir, batu kapur, batu dan batu kapur, tanah liat putih kekuningan, dan tanah merah

 

Habitat

  • Secondary forest
  • Primary forest / Hutan Hujan
  • Mangrove forests
  • Peat forests
  • Peat swamp forests 
  • Kerangas forests
  • Lowland forests
  • Limestone forests 
  • Mountain forests
  • Coastal forests

Masing-masing berbeda-beda dalam jumlah, jenis, dan populasinya. Hutan bakau paling rendah keberadaan anggreknya.

 

 

Vegetation

Ashton (1982) memperkirakan ada kurang lebih 3000 species pepohonan, 267 di antaranya merupakan spesies familia Dipterocarpaceae, dan 58% di antaranya merupakan endemic species.

Anacardiaceae:

Buchanania arborescens

Campnosperma auriculatum

Melanochyla caesia

Annonaceae:

Cananga odorata

Fissistigma manubriatum

Michelia champaca

Polyalthia lateriflora

Xylopia malayana

Burseraceae:

Dacryodes costata (A.W.Benn.) H.J.Lam

Santiria apiculata A.W.Benn

Santiria tomentosa Blume

Clusiaceae:

Calophyllum macrocarpum

Garcinia graminea

Gordonia borneensis

Cornaceae:

Alangium javanicum (Blume) Wangerin

Dipeterocarpaceae:

Dipterocarpus caudiferus

Dryobalanops spp. (Kapur)

Hopea dyeri

Hopea pachycarpa (F.Heim) Symington

Shorea agami P.S.Ashton

Shorea balangeran

Shorea laevis Ridl. (Bangkirai)

Shorea lamellata Foxw. (Meranti Putih)

Shorea ovalis

Shorea peltata Symington

Shorea smithiana Symington

Shorea spp. (Meranti)

Shorea stenoptera Burck (Tengkawang)

Vatica rassak Blume

Lauraceae:

Actinodaphne diversifolia

Beilschmedia rivularis

Cinnamomum javanicum

Cryptocarya pulchrinervia

Eusideroxylon zwageri (Ulin)

Litsea firma

Leguminosae:

Fordia splendidissima

Koompassia malaccensis Benth

Sindur (Sindora sp.)

Magnoliaceae:

Magnolia acuminata (L.)L

Meliaceae:

Aglaia crassinervia Kurz ex Hiern

Aglaia elliptica (C.DC.) Blume

Aglaia forbesii King

Aglaia palembanica Miq.

Moraceae:

Artocarpus spp.

Ficus callosa

Ficus crassiramea

Ficus deltoidea

Ficus variegata

Myrtaceae:

Knema conferta (King) Warb

Myristica maxima Warb

Syzygium castaneum

Syzygium cymosum

Syzygium sp. (Dungun)

Syzygium spp. (Jambu-jambuan)

Polygalaceae:

Xanthophyllum flavescens

Xanthophyllum schizocarpium

Rubiaceae:

Anthocepahalus macrophyllus

Duabanga moluccana

Sapotaceae species

Madhuca kingiana

Palaquium gutta

Palaquium sp. (Nyatoh)

Sapindaceae:

Nephelium lappaceum (Rambutan)

Nephelium sp.

Other species:

Antidesma bunius (Buni)

Canthium glabra

Dillenia excelsa (Dilleniaceae)

Durio oxleanus (Durian)

Dyera costulata (Miq.) Hook.f. (Jelutung)

Eurycoma longifolia

Eusideroxylon zwageri (Simaroubaceae)

Gonystylus velutinus

Irvingia malayana

Ixora caudata

Lauraceae
Semak belukar

Litsea sp. (Madang)

Octomeles sumatrana Miq. (Binuang)

Triadica cochinchinensis

 

 

Pohon Inang / Phorophyte

Walaupun kekayaan vegetasi pepohonan sangat banyak, tetapi tidak semua merupakan pohon inang anggrek, beberapa yang dicatat dalam jurnal-jurnal penelitian anggrek Kalimantan antara lain:

  • Artocarpus tamaran
  • Calophyllum glaucum (Nyerapi)
  • Tristania obovata (Pelawan)
  • Calophyllum venulosum
  • Dacryodes rostrata
  • Dillenia excelsa
  • Irvingia malayana
  • Macaranga gigantea
  • Rhodomyrtus tomentosus (Bekakang)
  • Syzygium zeylanicum (Kelebeti)
  •  Rotten tree trunk
  • Vaccinium varingiaefolium (Brengganyi)

 

Konservasi In/Ex-Situ Perusahaan Tambang

Kepedulian dari perusahaan-perusahaan yang berhubungan dengan hutan, dalam artian yang memanfaatkan hutan demi kepentingan mereka atau bersama, patut diacungi jempol dan mendapat apresiasi. Salah satu perusahaan tambang memiliki komitmen untuk menjaga kelestarian plasma nutfah hutan dan reklamasi adalah Bharinto Ekatama Besiq. Proyek arboretumnya dinamai Bharinto Ekatama Nursery.

Keseriusan mereka salah satunya adalah memakai konsep vegetasi spesies lokal. Apalagi selain memang cocok secara agroklimat, juga dapat meningkatkan populasinya karena banyak yang telah langka.

Penggunaan vegetasi lokal pada konservasi in/ex-situ perusahaan tambang:

  • Alangium javanicum
  • Anthocepahalus macrophyllus
  • Artocarpus sericicarpus
  • Cananga odorata
  • Castanopsis motleyana
  • Dacryodes rostrata
  • Dillenia excelsa
  • Duabanga mollucana
  • Durio dulcis
  • Elateriospermum tapos
  • Eusyderoxylon zwageri (Ulin)
  • Ficus variegata
  • Goniothalamus velutinus
  • Irvingia malayana
  • Michelia champaca
  • Nephelium lappaceum
  • Palaquium gutta
  • Phyllanthus emblica
  • Pometia pinnata
  • Shorea balangeran
  • Shorea lamellata
  • Shorea leavis
  • Shorea parvistipulata
  • Sindora wallichii
  • Symplocos fasciculata
  • Syzygium hemsleyanum
  • Syzygium lineatum
  • Syzygium polyanthum
  • Syzygium spp.

Jenis anggrek yang ditangkar di sana seperti:

  • Coelogyne forstermanii
  • Coelogyne rochussenii
  • Coelogyne pandurata
  • Grammatophyllum speciosum

No comments:

Post a Comment