Saturday, November 19, 2022

KHAZANAH ANGGREK INDONESIA: Thrixspermum centipeda Loureiro, ANGGREK LIPAN

Assalamu‘alaikum sobats 2tisa

Berkerabat dekat dengan Anggrek Vanda, bersama-sama dengan genus Phalaenopsis, Acampe, Arachnis, Brachypeza, Dyakia, Pelatantheria, Pomatocalpa, Trichoglottis, dan lainnya membentuk bangsa Vanda.




Taksonomi

Familia

:

Orchidaceae

Subfamilia

:

Epidendroideae

Tribus

:

Vandeae

Subtribus

:

Aeridinae

Genus

:

Thrixspermum

Ephythet

:

centipeda Loureiro, 1790

Section

:

Thrixspermum

Synonyms

:

Aerides arachnites (Blume) Lindl., 1833

Aerides flos-aeris Sw., 1799

Dendrobium auriferum Lindl., 1830

Dendrocolla arachnites Blume, 1825

Epidendrum thrixspermum Rausch, 1797

Sarcochilus arachnites (Blume) Rchb.f., 1863

Sarcochilus auriferus (Lindl.) Rolfe

Sarcochilus auriferus (Lindl.) Rchb.f., 1863

Sarcochilus centipeda (Lour.) Náves, 1880

Sarcochilus hainanensis Rolfe, 1896

Thrixspermum arachnites (Blume) Rchb.f., 1868

Thrixspermum auriferum (Lindl.) Rchb. f., 1830

Thrixspermum auriferum (Lindl.) Schltr.

Thrixspermum hainanense (Rolfe) Schltr., 1911

Thrixspermum papillosum Carr, 1929

Vanda pauciflora Breda, 1829

Common Name

:

The Centipede Thrixspermum

Indonesia / Local Names

:

Anggrek Gurita

Anggrek Gergaji

Anggrek Lipan

Distribution

:

Assam

Cambodia

China (Guangxi, Hainan and Yunnan provinces) ,

Himalaya

Hong Kong

Indonesia (Jawa, Sulawesi, Sumatra, Borneo: Kalimantan)

Laos

Malaysia (Penninsular Malaysia; Borneo: Sabah, Serawak)

Myanmar

Thailand

the Philippines

Vietnam

1st Publishing

:

Fl. Cochinch. 520. 1790

Flowering Time

:

Februari – April

Ada juga yang menyatakan Mei – Agustus

New Record

:

Ditemukan di Kawasan hutan Waikanabu, Wanggameti, Praingkareha, dan Praimahala (Lesser Sunda Islands) tahun 2020

House Plants

:

pohon Kananggar (Dillenia pentagyna) di LSI

Elevation

:

300 – 1300 meters

100 – 1200 m

 

Pertelaan

 

Epifit monopodial berukuran mini dan evergreen di hutan-hutan dataran rendah dan hutan savana. Terkadang juga dijumpai tumbuh secara litofit pada bebatuan atau tebing berbatu.

 


 

Morfologi

 

Masa mekar bunga hanya beberapa jam saja dan memiliki aroma harum yang lembut dan lemah. Jadi memang harus mendekatkan hidung dalam-dalam ke kuntum bunganya.

Mula-mula petal dan sepal yang ukuran, bentuk, dan warnanya sama berwarna putih gading, kemudian berangsur-angsur menjadi krem, kekuningan-kuningan agak coklat pucat mengkilap saat layu.

Meski mekar singkat, itu pun sehari dalam satu malai hanya 1 – 2 kuntum yang mekar, tetapi periode berbunganya tak mengenal musim. Kuntum mekar bergantian dalam satu malai hingga mencapai batas masanya berbunga.

Bentuk sepal dan petal mirip kaki laba-laba atau boleh juga serupa bintang atau seperti gurita atau lily laut yang panjangnya @ ± 4 cm. Sedangkan malai berbentuk mirip gergaji atau ada yang menyebutnya bentuk lipan.

 


Ujung lidah agak lancip pada bagian depan dan tumpul pada bagian belakang dengan ukuran yang relatif lebih panjang dibanding jenis lainnya. Motif pada labellum berupa titik-titik dan noktah dan sapuan warna merah atau pink kuat.

Daunnya mirip daun Dendrobium dan tersusun berhadapan secara berselang-seling

Pseudobulb berupa batang/stem

Akar putih berujung hijau, berukuran besar dilihat rasio plantnya

 


 

Keunikan/Keistimewaan

Labellum/lip/lidah-nya berkantong

Tangkai bunga (malai) yang bentuknya seperti gergaji ada juga yang mengatakan seperti lipan – yang mana bunganya muncul bergantian dari tiap ruas tangkai bunganya yang terdapat semacam liang (vas/pot).

 


 

 

Potensi

Sangat Rendah:

-         Belum memiliki daya jual

-         Belum dipilih sebagai indukan hibrid

-         Belum memberi kemanfaatan kepada penduduk setempat, semisal dibuat kerajinan atau potensi sebagai bahan pengobatan tradisional

-         Belum pernah menjadi juara di suatu event, soalnya memang g ada yang bisa disertakan, kecuali kalau ada kelas non-flowers

 

Wassalamu‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh

 

 

No comments:

Post a Comment