Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Salah satu cara konvensional paling umum dilakukan
para pecinta anggrek adalah menempel/mengikat anggrek pada stik/potongan ataupun papan
kayu, pakis, pohon, dan lainnya yang disebut mounting.
Cara mounting memang membutuhkan sedikit tambahan media yang menyerap air dan menahan penguapan seperti moss (putih, hijau, hitam), sabut kelapa atau lainnya. Manfaatnya juga untuk melindungi akar baru dari panas/sinar matahari. Tetapi tanpa tambahan media pun g mengapa, kecuali bulb gundul atau keiki yang memang membutuhkan kelembaban lebih lama.
Caranya juga mudah sekali. Tinggal mengikat bulb/rumpun dengan tali (rafia, benang, kawat halus, dan lain-lain) pada media. Bila ingin menambahkan media tambahan, bisa diletakkan di menutupi/mengkover bulb atau di sekeliling (atas, bawah, atau samping) bulb/rumpun. Sesuai selera saja atau kecocokan dengan tritmen yang dilakukan selama ini.
Mayoritas anggrek sangat cocok memakai cara mounting, utamanya anggrek bulan yang banyak dikeluhkan karena rawan busuk.
Catatan:
- Jenis kayu bebas. Sebaiknya memang dipilih kayu yang awet/tahan lama. Bila tidak mendapatkan kayu apapun bisa, asalkan menjelang lapuk segera diganti dengan kayu baru.
- Bentuk/cutting bebas. Apakah bundar, lonjoran, persegi, atau yang lainnya.
- Model penggantungan bebas, apakah vertikal atau horizontal.
- Dan lain-lain, menyesuaikan kreasi dan kondisi kebun masing-masing
Barakallah 4u all






No comments:
Post a Comment