Assalamu'alaikum sobats 2TISA
Banyak keluhan atau komentar mengenai harga anggrek hibrid Indonesia.
Mahal!
Para pecinta anggrek Indonesia tuh kepinginnya juga andil mengapresiasi dan merawatnya, namun apa daya harga juga belum ramah di kantong. Satu pot anggrek Dendrobium hibrid Indonesia setara dengan 2 – 4 pot anggrek Dendrobium hibrid dari Thailand, bahkan bisa lebih.
Tetapi ya apa boleh buat? Kita sendiri tidak bisa menentukan harga suatu anggrek itu mahal atau mureh. Tergantung pekebun atau pemulia. Bagai makan buah simalakama.
Harga bagi para pecinta anggrek memang masih menjadi masalah yang utama, meski ada slogan kalau sudah suka apalah harga itu.
Padahal kalau membicarakan kualitas dan kecantikan, hmm anggrek hibrid negeri ini bisa bersaing, bahkan banyak yang lebih unggul dibanding hibrid-hibrid luar negeri.
Sebenarnya masih wajar apabila saat peluncuran/peredaran pertama, harga berkali lipat dari harga pasar, itu berlaku dimana saja. Tetapi ternyata anggrek yang sudah lama diluncurkan pun harganya masih tetap tinggi. Selain itu biasanya juga sudah sulit didapat.
So, banyak pertanyaan mengemuka ‘Mengapa anggrek kita lebih mahal?’
- Umumnya dibuat dan diproduksi dengan jumlah terbatas. Alasan klasik adalah keterbatasan modal.
- Seller besar (bisa) berkuasa. Seller dengan modal besar mampu membeli seluruh produk (baru) dan memainkan harga (pasar).
- Harga produksi memang (masih) tinggi dan belum/tidak ada subsidi. Kebanyakan memang usaha dan produksi mandiri.
- Tingkat keberhasilan masih rendah.
- Bukan/belum profesional. Artinya hibridisasi kebanyakan memang ‘hanya’ skala hobi dan suka-suka aja.
- Hasil silangan yang cantik (masterpiece) hanya beberapa persen saja. Dijual mahal untuk menutupi biaya produksi dan biaya-biaya terkait.
- Belum banyak yang menguasai teknologi kloning. Kloning bisa menekan harga super rendah tetapi dengan kualitas yang sama.
- Dan masih banyak lagi, semisal aturan ekspor impor yang birokrasinya masih panjang, selain tidak ada kemudahan-kemudahan prosedur ekspor.
![]() |
| Dendrobium Mini Lumajang Anggrek hibrid karya anak negeri yang berbunga pertama kali di kebun 2tisa |
Barakallah 4u all
%20copy.jpg)
No comments:
Post a Comment