Assalamu’alaikum guys
Pernahkah atau bahkan hobi mengamati anggrek-anggrek yang berada di rumah-rumah penduduk desa?
Membuat kita takjub sekaligus iri bukan melihat anggreknya berbunga dengan lebat.
Padahal mereka bukanlah pecinta anggrek.
Kalau suka bunga sih, iya.
Tetapi mereka tidak pernah mengecap ilmu tentang anggrek yang banyak bertebaran di internet maupun grup-grup anggrek.
Bahkan saya pernah melihat di suatu rumah anggrek-anggreknya tampak merana, kering, dan berdebu. Tetapi saat tiba waktunya berbunga, anggrek-anggrek itu juga berbakti dengan cantiknya. Wow, masyaAllah.
Jadi, mengapa bisa anggrek-anggrek mereka tumbuh rimbun dan berbunga spektakuler?
Mau tahu rahasianya?
· Tidak ribet
Ya. Penduduk desa tidak ribet merawat
anggrek-anggrek mereka. Selain tidak banyak waktu (biasanya bekerja atau
disibukkan dengan urusan rumah tangga atau minimnya pengetahuan tentang
anggrek).
Waktunya menyiram, ya disiram. Tanpa pemupukan atau sida-sidaan yang membuat kita ribet dan selalu khawatir ntar anggreknya kalau tidak dipupuk begini-begini. Ntar anggreknya kalau tidak diberi sida begitu-begitu. Dan seterusnya.
· Tidak pernah displit
Jarke (biarkan kata orang Jawa). Prosentase lebatnya bunga dari plant yang rimbun tentu besar.
· Tidak dipindah-pindah
· Tidak lebay
Penyakit parah pecinta anggrek. Sedikit-sedikit dilihat-lihat. Kalau untuk pengamatan dan penelitian ya gpp sih.
· Tidak neko-neko
So, g perlu iri lagi ya guys kalau melihat anggrek-anggrek di desa-desa
berbunga kemruyuk. Boleh kok ngikutin cara rawat orang desa.
Tetap semangat merawat anggreknya dengan penuh sayang!!!!
Barakallah 4u all


No comments:
Post a Comment