Assalamu‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Bunganya memang tidak megah dan elegan, namun eksotik seperti bintang.
Identitas
Eria javanica (Sw.) Blume 1836
The Javanese Eria
Section Eria
Sinonim
- Callista perakensis
- Dendrobium javanicum
- Dendrobium perakense
- Dendrolirium rugosum
- Eria cochleata
- Eria fragrans
- Eria inamoena
- Eria rugosa
- Eria stellata
- Eria striolata
- Eria vaginata
- Katherinea perakensis
- Octomeria stellata
- Octomeria vaginata
- Pinalia fragrans
- Pinalia rugosa
- Pinalia stellata
- Pinalia striolata
- Sarcopodium perakense
- Tainia stellata
Etimologi
Anggrek Kancil: (?)
Eria javanica: spesimen penelitian diambil dari pulau Jawa
Anggrek Kenanga: aroma wanginya mirip kenanga
Anggrek Bintang Bumi: bentuk kuntum mirip bintang
Sebaran
China, India, Sikkim, Myanmar, Laos, Thailand, Malaysia, Philippines/Philipina, Indonesia (Sumatra/Andalas, Jawa, Borneo, Celebes/Sulawesi, Moluccas/Maluku, Lesser Sunda Islands/Nusa Tenggara), dan Papua New Guinea
Habitat
Hutan dataran rendah, mangrove, hutan rawa umumnya epiphyte pada ketinggian hingga 1200 meter atau lebih (pernah menjumpai tumbuh sangat bagus pada ketinggian 1500 m)
Bunga
- Wangi meski g terlalu kuat, diameter 3-3,75 cm, sepal petal kuning kehijauan dan semakin hari kian menguning pucat.
- Labellumnya bergaris-garis ungu. Ciri khas dari bunga The Javanese Eria adalah ujung labellum/lidah terdapat garis ungu berbentuk >.
Agroklimat
Ternaung namun masih mampu menerima sinar pagi atau sore. Suhu sejuk hingga panas dengan sirkulasi udara yang bagus. Kelembaban dijaga pada tingkat minimum/rata-rata, yakni 60%.
Inang
Pohon salam
Keunikan
Kuntum-kuntum yang berada sepanjang tangkai bunga tidak mekar semuanya/berbarengan, tetapi beberapa kali, minimal dua kali mekar.
Bila spike telah muncul, namun karena sesuatu sebab kemudian tumbuh tunas anakan, maka spike akan berhenti berkembang. Jika tunas kemudian ‘dianggap’ sudah mandiri, barulah spike akan melanjutkan proses berbunganya.
Populasi
Masih banyak, meski dimasukkan ke dalam CITES Appendix II, yang artinya populasinya termasuk mengkhawatirkan.
Beberapa sumber melaporkan keberadaan di pulau Jawa masih dalam ambang wajar. Namun ada juga yang melaporkan sudah susah dijumpai.
Ciri Khas
- Daun dua helai
- Tangkai bunga muncul di bawah daun yang kedua/daun paling atas/daun yang paling muda/daun terdalam, merobek seludang daun.
- Sepal petal, tangkai bunga, tangkai kuntum terdapat bulu-bulu halus
- Keiki muncul dari samping bulb bagian bawah
- Inflorescence/tangkai bunga menggantung
- Pada sore hari kuntum bunga agak menutup (menguncup) dan pagi harinya mekar kembali yang berlangsung hingga satu mingguan sesuai masa mekarnya.








No comments:
Post a Comment