Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Logika saya terusik karena banyak membaca postingan, komentar, atau artikel-artikel tritmen anggrek yang baru datang, yakni salah satunya adalah pemberian fungisida.
Kalau diflash back, fungsi fungisida adalah untuk membunuh jamur/fungi.
Pada dosis yang dikurangi atau pemberian pada anggrek sehat, fungisida bermanfaat sebagai pencegahan.
Jadi, fungisida untuk:
- Anggrek berjamur
- Anggrek sehat
Kalau diberikan pada anggrek yang baru datang/adaptasi, dimanakah letak kemanfaataannya? Kalau memang jawabannya bermanfaat, pertanyaan lebih jauh seberapa tingkat keefektifan pemberian fungisida pada anggrek yang baru datang?
Mari kita kupas.
Pada anggrek yang baru datang, baik secara on maupun offline, anggrek masih dalam kondisi stress. Tingkat stressing bisa rendah atau tinggi tergantung banyak faktor, intern maupun ekstern.
Faktor intern misalnya umur, ukuran, sehat tidaknya anggrek, segar tidaknya anggrek dan sebagainya.
Faktor ekstern, misalnya perubahan suhu, kondisi lingkungan, dan lain sebagainya, serta perlakuan manusia terhadapnya.
Adanya (serangan) fungi/jamur itu tidak secara serta
merta atau muncul begitu saja. Kondisi media atau anggrek yang dalam keadaan lembab/basah
terus-menerus menjadi penyebab serta pemicu tumbuhnya jamur. Namun bila anggrek cepat kering
saat penyiraman/penyeprayan, jamur tidak akan muncul. Mayoritas jamur memang tidak menyukai kondisi kering.
Berbeda dengan hama. Telur, larva, atau bahkan fase imago dari serangga prosentase keikutsertaan pada plant anggrek yang kita terima sangatlah besar.
Serangga memang tidak memerlukan kondisi khusus untuk tumbuh dan berkembang biak. Jadi penanganan (penumpasan maupun pencegan) tidak bisa ditunda-tunda lagi.
Pemberian pestisida, lebih spesifik pemberian insektida untuk anggrek-anggrek yang baru datang sangatlah tepat karena seranggalah yang paling banyak berinteraksi dengan anggrek. Meletakkan telur, makanan bagi si larva maupun dewasa dan juga sebagai rumah bagi serangga fase imago menjadi alasan logis pemberian insektida. Dengan begitu penularan atau perkembangbiakan hama dapat dicegah.
Tentu yang utama memang pemberian vitamin B1 sebagai suplemen pemulihan dari stressing. Walaupun tanpa vitamin B1 juga tidak mengapa, namun waktu yang dibutuhkan anggrek untuk segera adaptasi memang lebih lama.
Jadi dari hal-hal inilah saya berani mempertanyakan keefektifan pemberian fungisida pada anggrek yang baru datang/adaptasi.
Kalau kita perhatikan secara teliti, berdasarkan pengalaman dan juga baca-baca permasalahan anggrek dari teman-teman, penyebab utama anggrek baru datang ada pada sisi human error, yakni perlakuan buruk yang kita lakukan. Penyiraman yang serampangan, sembarangan, dan buruk menjadi nomor satu penyebab anggrek datang bermasalah bahkan mati.
Barakallah 4u all
No comments:
Post a Comment