Wednesday, September 16, 2020

SERI PAS (3): BAHAN-BAHAN

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Bahan-bahan PAS sangat tersedia di sekeliling kita. Baik telah ada secara alamiah maupun hasil industri pabrikan. Jadi memang banyak pilihannya. Tinggal pandai-pandainya kita memanfaatkannya sesuai kondisi anggrek kita.

Tentu setiap bahan memiliki kandungan nutrisi, vitamin, mineral dan hormon yang berbeda-beda. Untuk mengetahuinya memang kita harus aktif mencari informasinya. 

Semisal anggrek yang masih dalam pertumbuhan dan memerlukan banyak unsur nitrogen, bahan PAS apa saja yang mempunyai kandungan itu. Atau anggrek yang siap berbunga dan membutuhkan kandungan K dan P yang tinggi, pupuk anggrek segar apa yang cocok. Kita memang harus mengetahui terlebih dahulu.

 

Bekas sampah banyak mengandung zat-zat hara
Sampah yang masih belum terurai, semisal buah-buahan, juga dapat dimanfaatkan dengan cara melumat atau menghaluskan terlebih dahulu


So, bahan-bahan PAS apa saja yang tersedia dan dapat kita manfaatkan?

  • Bekas air cucian apa saja semisal beras, kacang-kacangan, sayur-sayuran, ikan (termasuk biota laut), daging, dan sebagainya dapat langsung diaplikasikan. Bisa diencerkan terlebih dahulu atau tidak. Namun bahan PAS yang mengandung banyak minyak atau lemak sebaiknya memang lebih baik diencerkan terlebih dahulu.
  • Dapat juga memakai bahan-bahan di atas yang telah busuk, rusak, atau penyebab lainnya sehingga tidak bisa kita konsumsi lagi, kulit buah misalnya. Caranya hanya dengan melumatkan atau menghaluskan bahan-bahan tersebut. Tambahkan air dan spray atau siramkan pada anggrek.
  • Air sungai, kolam, lempung/clay/tanah liat, tanah biasa, dan lain-lain. Insya Allah akan dibahas pada postingan tersendiri.

Sedangkan bahan Pupuk Anggrek Segar buatan pabrik antara lain:

  • Gula
  • Bum
  • Sirup
  • Bekas air teh, susu, kopi atau minuman lainnya yang g habis diminum, kadaluarsa, atau dimasuki hewan. Daripada dibuang, lebih baik disiramkan pada anggrek atau tanaman hias lainnya.
  • Makanan atau minuman berjamur atau sudah kadalursa. Jika masih padatan, dapat dilumatkan atau dihaluskan terlebih dahulu. Misalnya biscuit, roti, buah kalengan, dan sebagainya.

Silahkan berkreasi dengan bahan-bahan lainnya yang tersedia dan sudah tidak bisa dikonsumsi lagi.

Barakallah 4u all

 

No comments:

Post a Comment