Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Memiliki kulit pelindung seperti perisai.
Melekat erat pada daun atau bulb yang ditempelinya. Tidak bergerak. Memang seperti Teritip, salah satu kerang laut yang biasa melekat erat pada tiang-tiang dermaga atau badan kapal/perahu. Jadi, tak salah kiranya saya juga menamakannya sebagai Kutu Teritip.

Tampilan kutu Teritip
Sumber foto: teman Fb
Nama:
Kutu Perisai, Kutu Sisik, Scale Insects, Kutu Teritip, Armored Scale Insect.
Familia:
Diaspididae
Anggrek inang:
Dendrobium, Oncidium, Cattleya, Renanthera, Vanda, aneka anggrek tanah.
Tanda serangan:
Terdapat bercak atau titik atau totol berwarna coklat kehitaman, tergantung besar kecilnya ukuran kutu yang menyerang. Sedang bekas serangan berwarna putih, kecoklatan atau kekuningan.
Jenis Serangan :
Mengisap cairan pada daun dan bulb anggrek. Akibatnya jaringan di sekelilingnya terjadi nekrosis. Pada serangan berat seluruh daun menjadi kering dan kemudian rontok. Bekas serangan berupa titik atau noktah putih. Diameter bervariasi tergantung besarnya kutu.
Cara pengendalian:
- Diusap atau digosok bagian yang kena kutu memakai air biasa. Boleh dicampur alcohol atau sabun cuci piring cair. Mana suka.
- Dicongkel
atau dikorek memakai ujung gunting, atau menggunakan benda lain yang berujung
runcing atau tajam. Bisa juga pakai ujung kuku (kalau terpaksa dan malas hihihi)
- Membiarkan pemangsanya hidup di kebun kita seperti Lacewings atau Lady Beetle. Larva keduanya juga memangsa para kutu.


No comments:
Post a Comment