Tuesday, August 11, 2020

SEMAKIN DINI BELAJAR PENYERBUKAN ANGGREK, SEMAKIN BAIK


Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh



Dulu saya enggan (belajar) melakukan penyerbukan pada anggrek, baik selfing, seebling, maupun crossing. Alasannya hanya karena tidak bisa mengecambahkannya! Pendirian yang saya sesali kemudian, karena rugi waktu banyak.
Kita tahu bahwa apapun proses pada anggrek, membutuhkan waktu yang lama dan tidak singkat. Kita juga tahu bahwa setiap anggrek memiliki karakter dan morfologinya masing-masing. Dengan semakin mengetahui karakter anggrek, kita akan semakin paham bagian-bagian morfologi anggrek hingga mendetail, utamanya yang berhubungan dengan proses polinasi atau perkembangan generative anggrek.
Ada anggrek yang dapat diserbuki oleh angin, serangga, air, atau bahkan melakukan penyerbukan sendiri. Tetapi prosentasenya kecil. Karena itu dengan teknik penyerbukan buatan yang kita bantu, tingkat keberhasilan penyerbukan tentu akan semakin besar.

 

Bila melakukan proses polinasi buatan, pertama tentu kita harus benar-benar mengetahui karakter pada anggrek yang berbeda-beda itu. Letak dan bentuk alat kelamin betina dan jantan pada masing-masing genus berbeda struktur dan letaknya, bahkan sampai ke tingkat jenis. Karena itu bila kita latihan atau praktik menyerbuk, tentu kita tidak akan tahu atau minimal akan kesulitan mengetahui letak masing-masing alat perkembangbiakan generative tersebut. Kalau hanya belajar di youtube tingkat kesulitannya tetap ada. Belum lagi masa kematangan alat kawin pada anggrek juga berbeda-beda antar jenisnya. Anggrek yang memiliki masa mekar singkat seperti Anggrek Merpati, tentu dalam hitungan satu jam alat-alat kelaminnya tentu sudah mencapai tingkat kematangan yang sempurna. Berlaku kerelatifannya. Karena itu dengan segera belajar melakukan penyerbukan, akan semakin mahir kemampuan kita.
Dengan langsung praktik, kita akan dapat segera mengasah pengalaman dan keterampilan dalam penyerbukan. Tahu juga masalah dan problema yang terjadi. Sehingga bila nanti kita menemukan cara mengecambahkan atau mampu membeli peralatannya, kita dapat langsung segera terjun ke lapangan, tanpa harus menunggu kematangan buah, karena proses polinasi telah kita lakukan jauh-jauh hari.

 
Jadi, memang step by step, langkah demi langkah kita belajar menyerbuk. Kita dapat coba dengan bunga anggrek yang ada. Yang murah-murah gpp, karena kita butuh jam terbang praktik menyerbuk. Kalau eman-eman bisa mencoba pada anggrek yang murah-murah atau bandel. Atau bisa juga mencoba 1-2 kuntum anggrek yang berharga mahal atau eksklusif. So, g terlalu rugi bukan? Pengalaman dan keterampilan didapat, kecantikan anggrek juga masih dapat kita nikmati. Silahkan bereksperimen dengan anggrek apa saja, yang menurut para ahli pun g akan bisa dikawinkansilangkan. EGP. Yang penting pengalaman dan keterampilan dapat kita asah. Barakallah 4u all

No comments:

Post a Comment